KPK Mendadak Berkunjung ke Serang, Nasib Tambang Banten Kini di Ujung Tanduk?
Kantor ESDM Prov. Banten-ade bernard Aprianto-Google Review
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Selasa tanggal 3 Februari 2026 menjadi momen krusial bagi sektor pertambangan Banten.
Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi kantor Dinas ESDM Provinsi Banten di Kota Serang secara langsung.
Kunjungan mendadak ini dipimpin oleh Bahtiar Ujang selaku Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II.
Fokus utamanya adalah menyoroti berbagai aktivitas pertambangan yang ada di Tanah Jawara.
BACA JUGA:HP Tiba-Tiba Tidak Ada Suaranya Padahal Volume Full? Jangan Panik, Ini Solusinya!
Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Deden Apriandhi yang menjabat sebagai Sekda Banten.
Bahtiar menegaskan bahwa ini adalah kali kedua pihaknya berdiskusi dengan Pemprov Banten.
Agenda utamanya membahas perbaikan tata kelola tambang yang dinilai krusial.
“Kita lihat, di Banten ini kan banyak dinamika pertambangan, khususnya MBLB (Mineral Bukan Logam Batuan-red).” kata Bahtiar.
BACA JUGA:GBLA Bergemuruh! Istri Kurzawa Menangis Haru Disambut Ribuan Bobotoh, Layvin: Sungguh Luar Biasa!
KPK membawa program pembenahan serius untuk sektor tambang material pasir dan batuan.
Bahtiar lantas memaparkan rincian strategi perbaikan manajemen tersebut secara gamblang.
“Nah, kita mempunyai semacam program untuk memperbaiki tata kelola pertambangan ini yang bertujuan, yang pertama, untuk meningkatkan kepatuhan ketaatan masyarakat yang berbisnis dalam pertambangan ini untuk mengikuti aturan yang ada, misalnya perizinan. Kemudian operasionalnya, pengangkutannya, termasuk penjualannya.” jelasnya.
Bahtiar menekankan pentingnya optimalisasi pajak serta kolaborasi erat dengan pemerintah daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News