PDIP Rayu PKB Pindah Koalisi? Kata Hasto: PDIP Jaga Etika Dulu

PDIP Rayu PKB Pindah Koalisi? Kata Hasto: PDIP Jaga Etika Dulu

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto-Screenshoot--

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Peluang kerja sama antara Partai PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) semakin terbuka setelah beberapa pertemuan yang dilakukan oleh kedua partai tersebut.
 
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa PDIP masih menjaga etika politik karena PKB sebelumnya telah membentuk koalisi dengan Partai Gerindra.
 
"PDI Perjuangan ini menjaga etika dulu," ungkap Hasto, Kamis (6/7).
 
Oleh karena itu, PDIP masih menunggu keputusan dari PKB sebelum mengumumkan kesepakatan kerja sama atau koalisi.
 
Hasto menjelaskan bahwa PDIP terus membangun komunikasi dengan partai politik lainnya, termasuk PKB.
 
 
Beberapa elite partai telah ditugaskan khusus untuk tujuan tersebut, termasuk Puan Maharani, Said Abdullah, dan dirinya sendiri.
 
PDIP membuka pintu lebar bagi PKB untuk bergabung dalam barisan pendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024.
 
"PDI Perjuangan, aktif mengulurkan tangannya untuk bekerja sama dengan PKB," ujar Hasto.
 
Pertemuan antara PDIP dan PKB terkait kemungkinan kerja sama politik sudah sering dilakukan.
 
Terakhir, mereka bertemu di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada tanggal 5 Juli 2023.
 
 
Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, mengakui bahwa salah satu agenda pertemuan tersebut berkaitan dengan Pilpres 2024.
 
Mereka membahas pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres), meskipun itu hanya sebagai masukan yang akan disampaikan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
 
Pacul mengungkapkan bahwa PKB memberikan beberapa masukan kepada PDIP, namun dia tidak merinci masukan tersebut.
 
Dia menyatakan bahwa harus ada komitmen terlebih dahulu sebelum dapat mengungkapkan lebih lanjut.
 
Masukan tersebut akan disampaikan kepada Ketua Umum PDIP.
 
 
Sebagai informasi, PDIP telah menjalin kerja sama politik dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo.
 
Mereka sepakat untuk mendukung Ganjar sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024.
 
Sementara itu, PKB telah membentuk koalisi dengan Partai Gerindra.
 
Gerindra ingin mengusung Ketua Umum mereka, Prabowo Subianto, sebagai calon presiden, sementara PKB ingin Ketua Umum mereka, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi calon wakil presiden.
 
Namun, koalisi ini belum menentukan siapa yang akan menjadi calon presiden atau calon wakil presiden yang akan diusung dalam Pilpres 2024.

Temukan konten Postingnews.Id menarik lainnya di Google News

Sumber: