Mengobati Luka Batin: 6 Cara Stress Relief Saat Menghadapi Pengkhianatan Suami
Cara melepaskan stress dengan mudah-Gemini AI-
POSTINGNEWS.ID --- Mendapati kenyataan suami berselingkuh rasanya seperti dunia runtuh seketika. Stres, amarah, hingga rasa tidak berdaya bercampur menjadi satu. Dalam psikologi, ini disebut trauma pengkhianatan. Di masa sulit ini, melakukan stress relief bukan berarti kamu menyerah atau melupakan masalah, tapi ini adalah cara agar kamu tetap waras dan punya energi untuk mengambil keputusan terbaik ke depannya.
Ingat, kamu tidak bisa mengontrol tindakan orang lain, tapi kamu punya kendali penuh atas pemulihan dirimu sendiri. Yuk, lakukan langkah-langkah self-healing berikut ini:
BACA JUGA:Jangan Dianggap Remeh, Rutinitas Harian Ini Bisa Membuat Tubuh Terus Menghasilkan Hormon Stres!
1. Batasi Rasa Cemas dengan "Scheduled Worry Time"
Pikiran tentang "kenapa dia tega?" atau "apa kurangnya aku?" pasti berputar 24 jam tanpa henti. Ini sangat melelahkan otak.
Triknya: Jangan biarkan cemas menguasai seluruh harimu. Alokasikan waktu khusus, misalnya jam 4 sore selama 30 menit. Di jam itu, silakan menangis sepuasnya atau memaki dalam hati. Tapi begitu waktu habis, katakan: "Cukup untuk hari ini, sisanya saya pikirkan besok jam 4 sore lagi." Ini adalah latihan agar kamu kembali memegang kendali atas pikiranmu.
BACA JUGA:Banyak Orang Mengunyah Permen Karet Saat Stres, Ini Penjelasan Medis di Baliknya
2. Jaga Tubuhmu, Dia Adalah "Rumah" Terakhirmu
Saat stres berat, level hormon kortisol (hormon stres) akan melonjak tajam. Kalau kamu berhenti makan atau kurang tidur, emosimu akan semakin meledak-ledak.
Triknya: Paksa diri untuk tetap terhidrasi. Kurangi kopi karena kafein bikin jantung makin berdebar dan memicu kecemasan. Cobalah jalan kaki 15 menit saja di bawah sinar matahari pagi. Gerakan fisik membantu otak memproduksi endorfin untuk meredam rasa sakit emosional.
3. Braindump: Tumpahkan Semua "Sampah" di Kepala
Emosi yang dipendam itu beracun. Jika kamu belum siap bicara pada orang lain, bicaralah pada kertas.
Triknya: Ambil buku catatan, tulis semua kemarahan, kecurigaan, dan rasa sakit hati tanpa perlu diedit atau diperhalus bahasanya. Biarkan semua "sampah" itu keluar dari kepala dan pindah ke kertas. Teknik ini terbukti efektif menurunkan beban mental secara signifikan.
BACA JUGA:Rambut Rontok Parah Saat Banyak Pikiran dan Stress, Emang Ada Hubungannya? Cek di Sini Faktanya..
4. Puasa Media Sosial (Digital Detox)
Melihat postingan keluarga bahagia orang lain atau—yang lebih buruk—memantau akun pihak ketiga hanya akan membuat lukamu semakin dalam.
Triknya: Log out sementara. Kamu nggak butuh informasi tambahan yang hanya akan menyakiti hatimu. Fokuslah pada dunia nyata dan pemulihan batinmu tanpa gangguan distraksi dari layar HP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News