Ucapan Hari Nyepi 1948

Iran-Israel Terus Memanas, Prabowo Ajak Damai Tapi Ogah Ikut Blok

Iran-Israel Terus Memanas, Prabowo Ajak Damai Tapi Ogah Ikut Blok

Konflik Iran-Israel makin panas usai serangan AS, Prabowo ajak dialog damai tapi tegaskan Indonesia tak ikut aliansi militer mana pun.-Foto: Antara-

JAKARTA, PostingNews.id – Presiden Prabowo Subianto angkat suara di tengah bara konflik global yang makin sulit dipadamkan. Di saat Amerika Serikat dan Israel berhadap-hadapan dengan Iran, Prabowo justru memilih jalur yang sering terdengar ideal tapi kerap sulit dijalankan yakni dialog.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam wawancara dengan Bloomberg di Hambalang, Jawa Barat, Selasa, 17 Maret 2026. Di tengah tensi perang yang meningkat, Prabowo menegaskan pentingnya membuka ruang bicara.

“Saran saya selalu mencari opsi damai,” kata Prabowo.

Pernyataan ini muncul saat konflik AS dan Israel melawan Iran terus memanas sejak akhir Februari 2026. Serangan udara gabungan menghantam wilayah Iran, merusak infrastruktur dan menelan korban sipil. Bahkan, sejumlah elite penting Iran ikut tewas dalam serangan itu, termasuk Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei.

Iran tidak tinggal diam. Balasan dilancarkan lewat rudal dan drone yang menyasar wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. Eskalasi pun meningkat, membuka potensi konflik yang lebih luas.

Di tengah situasi itu, Prabowo mencoba mengambil posisi sebagai penyeimbang. Ia menawarkan Indonesia sebagai jembatan damai, tanpa ikut terseret dalam pusaran aliansi militer.

BACA JUGA:Drama Tiket Piala Dunia 2026: Rumor Mundurnya Iran dan Harapan Jalur Masuk Timnas Indonesia..

“Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer mana pun,” ujarnya.

Sikap ini, kata dia, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dipegang Indonesia. Negara ini, menurut Prabowo, memilih tidak berpihak, tapi tetap aktif mendorong perdamaian.

Namun di sisi lain, Indonesia justru sempat masuk dalam inisiatif Dewan Perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump. Keterlibatan ini, menurut Prabowo, bukan tanpa tujuan. Ia mengklaim Indonesia ingin mendorong kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara.

Langkah itu dinilai sebagai upaya memengaruhi arah kebijakan global dari dalam forum tersebut. Tapi realitas di lapangan berkata lain. Rencana pengiriman pasukan Indonesia ke Gaza melalui Pasukan Stabilisasi Internasional kini ditunda.

BACA JUGA:24 Juta Pemudik Naik Motor, DPR Sebut Negara Belum Siap Kelola Mudik

Penundaan itu tak lepas dari situasi yang kian tak terkendali di kawasan Asia Barat. Pembahasan terkait Dewan Perdamaian pun ikut dihentikan sementara.

Di tengah tarik-menarik kepentingan global, Prabowo menegaskan Indonesia memilih berdiri di atas kaki sendiri. Ia menyebut ketergantungan pada kekuatan asing bukan pilihan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share