Upaya Penerobosan di Rumah Donald Trump Berujung Tembakan, Pria Bersenjata Tewas di Tempat

Upaya Penerobosan di Rumah Donald Trump Berujung Tembakan, Pria Bersenjata Tewas di Tempat

Kediaman Donald Trump di Mar-a-Lago disusupi pria bersenjata.--Foto: Istimewa.

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Upaya penerobosan bersenjata terjadi di kompleks resor Mar-a-Lago, Florida, yang menjadi kediaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Minggu dini hari, 23 Februari 2026.

Seorang pria bersenjata tewas ditembak aparat keamanan setelah dinilai menimbulkan ancaman serius terhadap personel penjaga.

pria bersenjata diterjang tembakan aparat

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 01.30 waktu setempat. Aparat keamanan menemukan seorang pria berusia awal 20-an berada di dekat gerbang utara kawasan tersebut. Ia membawa sebuah shotgun serta jeriken berisi bahan bakar.

Petugas segera melakukan konfrontasi dan meminta pria itu menjatuhkan barang yang dibawanya. Permintaan tersebut merupakan bagian dari prosedur standar pengamanan sebelum tindakan lebih lanjut diambil.

Sheriff Palm Beach County, Ric Bradshaw, mengatakan aparat telah memberikan peringatan secara jelas kepada pelaku sebelum tembakan dilepaskan.

"Satu-satunya kata yang kami katakan kepadanya adalah jatuhkan barang-barang itu," ujar Bradshaw kepada awak media, dikutip dari Reuters Senin, 23 Februari 2026.

BACA JUGA:99 Persen Produk Asal AS Masuk Tanpa Tarif, Bagaimana Nasib UMKM?

Alih-alih mematuhi perintah, pria tersebut justru menunjukkan sikap yang dinilai mengancam. Ia disebut bersiap melakukan serangan terhadap petugas yang berada di lokasi.

"Pada saat itu, ia meletakkan jeriken gasnya, lalu mengangkat senapan gentelnya ke posisi menembak," papar Bradshaw.

Menilai situasi membahayakan, seorang deputi sheriff bersama dua agen Paspampres Amerika Serikat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Pria itu dinyatakan tewas di tempat. Aparat memastikan tidak ada petugas yang mengalami luka dalam insiden tersebut.

Trump tidak berada di lokasi

Saat kejadian berlangsung, Trump tidak berada di Mar-a-Lago. Ia dilaporkan sedang berada di Washington DC. Paspampres AS juga menegaskan tidak ada individu yang berada dalam perlindungan langsung mereka di lokasi ketika upaya penerobosan terjadi.

Hingga kini identitas pelaku belum diumumkan kepada publik. Pihak berwenang masih berupaya menghubungi keluarga sebelum merilis informasi lebih lanjut.

Respons politik memanas

Insiden keamanan ini segera memicu respons politik di tingkat nasional. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt melontarkan kritik keras kepada Partai Demokrat melalui platform X.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait