Misi Ambisius John Herdman Bawa Timnas Indonesia Merumput di Piala Dunia

Misi Ambisius John Herdman Bawa Timnas Indonesia Merumput di Piala Dunia

John Herdman.-@idextratime-Instagram

JAKARTA, PostingNews.id - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan ambisi besarnya sejak hari pertama diperkenalkan ke publik. Dalam pernyataan resmi setelah dikenalkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada Selasa 13 Januari, Herdman menyampaikan tekad yang jelas untuk membawa skuad Merah Putih menembus Piala Dunia.

Ambisi itu diungkapkan Herdman tak lama setelah ia resmi menerima tanggung jawab sebagai pelatih kepala. Dalam pernyataan yang dikutip dari unggahan akun X wallpassjournal, pelatih asal Inggris tersebut menyebut fokus utamanya kini hanya satu, yakni meloloskan Timnas Indonesia ke ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

"Setiap hari ketika saya bangun tidur, hampir seluruh pikiran saya, selain keluarga tertuju pada satu hal, membawa tim ini, Timnas Indonesia, lolos ke Piala Dunia," kata Herdman.

Penunjukan Herdman turut menyita perhatian media internasional. Sejumlah media asing menyoroti keputusan federasi sepak bola Indonesia yang dinilai cukup berani. Salah satu media Korea Selatan bahkan memberikan julukan khusus kepada Herdman dengan menyebutnya sebagai Guus Hiddink versi Kanada.

Julukan “Hiddink Kanada” itu muncul karena pendekatan Herdman yang dianggap berbeda jauh dibanding pendahulunya, Patrick Kluivert. Media Korea Selatan, Daum, menilai Herdman membawa filosofi kepelatihan yang lebih membumi dan berorientasi jangka panjang.

BACA JUGA:Menghitung Gaji & Tunjangan Pegawai Pajak, Tembus Ratusan Juta tapi Masih Tergiur Korupsi

Media tersebut menilai keputusan PSSI menunjuk Herdman sebagai langkah strategis yang tidak sekadar mengejar hasil instan. Salah satu faktor penting yang disorot adalah komitmen Herdman untuk menetap di Indonesia bersama keluarganya selama masa kontrak.

"Pendekatan ini dianggap selaras dengan visi PSSI untuk membangun sepak bola nasional secara berkelanjutan, sekaligus memberikan transfer ilmu kepada pelatih dalam negeri," tulis media Korea tersebut.

Sikap Herdman itu menjadi kontras dengan era kepelatihan Patrick Kluivert. Saat ditunjuk pada awal 2025, Kluivert membawa sejumlah staf asing dari Eropa untuk mengisi struktur tim kepelatihan. Namun, hasil yang diharapkan tak kunjung datang.

Di bawah Kluivert, Timnas Indonesia menelan sejumlah kekalahan telak pada babak kualifikasi Piala Dunia. Tim Merah Putih kalah 1-5 dari Australia dan dibantai 0-6 oleh Jepang. Rentetan hasil buruk tersebut membuat Indonesia gagal melaju ke putaran final, baik melalui babak ketiga maupun keempat.

Situasi itu mendorong PSSI untuk mengakhiri kerja sama dengan Kluivert pada Oktober lalu. Keputusan tersebut sekaligus membuka jalan bagi Herdman untuk mengambil alih tongkat estafet kepelatihan.

BACA JUGA:Jangan Mau Dipalak, BI Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dikenai Biaya Admin Saat Bayar QRIS

John Herdman sendiri bukan nama asing di panggung sepak bola internasional. Lahir pada 1975, ia dikenal sebagai pelatih yang tidak memiliki latar belakang sebagai pemain profesional, namun mampu mencetak prestasi signifikan baik di sektor sepak bola putri maupun putra.

Kariernya mulai mencuri perhatian ketika membawa Timnas Putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita 2011. Ia kemudian mencatatkan sejarah bersama Timnas Putri Kanada dengan meraih medali perunggu Olimpiade London 2012, sebuah pencapaian tertinggi Kanada pada level tersebut.

Kesuksesan Herdman berlanjut saat ia dipercaya menangani Timnas Putra Kanada. Dengan pendekatan permainan agresif, pressing tinggi, serta eksploitasi sektor sayap yang intens, Herdman berhasil mengantarkan Kanada lolos ke Piala Dunia Qatar 2022 setelah menanti selama 36 tahun.

Rekam jejak itulah yang kini menjadi modal utama Herdman dalam memulai petualangan barunya bersama Timnas Indonesia. Tantangan yang dihadapi jelas tidak ringan, namun sejak awal ia menegaskan bahwa mimpinya bersama Garuda hanya satu, membawa Indonesia lolos Piala Dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait