Gebrakan John Herdman: Blusukan ke Kandang Macan Kemayoran Demi 'Oprek' Mental Pemain Timnas!

Gebrakan John Herdman: Blusukan ke Kandang Macan Kemayoran Demi 'Oprek' Mental Pemain Timnas!

John Herdman [email protected]

POSTINGNEWS.ID --- Pernah nggak kamu membayangkan seorang pelatih Tim Nasional mendadak muncul di pinggir lapangan saat klub lokal lagi latihan? Pemandangan langka ini baru saja terjadi di pusat pelatihan Persija Jakarta, Bojongsari. Selasa, 27 Januari 2026, John Herdman resmi mencatatkan sejarah baru dengan aksi "sidak" yang bikin heboh publik sepak bola nasional.

Herdman seolah nggak mau cuma jadi "penonton tribun" yang pasif saat laga Super League 2025/26. Pelatih asal Inggris ini merasa butuh melihat langsung bagaimana dapur klub bekerja dan bagaimana mental para pemain saat dipoles di sesi latihan. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan; ia ingin membangun ikatan profesional yang lebih "intim" dengan klub-klub penyumbang pemain Timnas.

Aksi blusukan ini adalah sinyal keras bagi para pemain Indonesia. Herdman ingin memberikan tekanan psikologis positif bahwa mata sang pelatih nasional selalu mengawasi mereka, bahkan di sela-sela latihan rutin klub. "Bagi para pemain, penting untuk melihat pelatih kepala Tim Nasional hadir... agar mereka tahu bahwa saya mengawasi," ungkap Herdman tegas.

BACA JUGA:John Herdman Mulai Ambil Alih, Skuad Garuda Siap Rombak Habis-Habisan?

Sinergi Dua Juru Taktik: Dari Pujian hingga Sinyal 2030

Kehadiran mendadak Herdman disambut hangat oleh arsitek Persija, Mauricio Souza. Menariknya, pendekatan ini sangat kontras dengan era pelatih terdahulu seperti Shin Tae-yong atau Patrick Kluivert yang jarang melakukan kunjungan lapangan sedalam ini. Sinergi antara "Pelatih Lokal" dan "Pelatih Nasional" pun langsung tercipta di atas rumput Bojongsari.

Souza mengaku sangat terkesan dengan kerendahan hati dan motivasi kerja yang ditunjukkan Herdman. Dalam diskusi singkatnya, mereka banyak bertukar ide mengenai taktik dan pengembangan bakat. "Terlihat dia sangat termotivasi dan bekerja keras. Saya mendoakan kesuksesannya dan berharap pada 2030 Indonesia bisa tampil di Piala Dunia," doa Souza untuk rekan sejawatnya tersebut.

Pujian juga meluncur dari mulut Herdman untuk manajemen Persija. Ia merasa sangat terbantu dengan keterbukaan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut yang mau membuka "pintu rahasia" mereka. Baginya, keramahan dan sikap kooperatif klub adalah modal utama untuk membangun fondasi Timnas yang solid di masa depan.

BACA JUGA:Misi Ambisius John Herdman Bawa Timnas Indonesia Merumput di Piala Dunia

Memahami Budaya Lokal Lewat Keringat Pemain

Kunjungan ke Persija hanyalah awal dari rangkaian perjalanan "belanja masalah" Herdman ke klub-klub lain. Ia menyadari bahwa memahami budaya sepak bola lokal nggak bisa dilakukan hanya lewat layar kaca atau laporan asisten. Ia harus mencium aroma rumput dan merasakan langsung atmosfer kerja keras para pemain di lapangan.

Budaya keterbukaan yang ditunjukkan Persija diharapkan menular ke klub-klub lain di Super League. Jika kolaborasi antara klub dan Timnas berjalan mulus tanpa ada "tembok penghalang", maka target besar tampil di panggung dunia bukan lagi sekadar bualan belaka.

Herdman kini sedang membangun jembatan, bukan benteng. Dengan tangan terbuka dan mata yang tajam, ia siap menyaring bakat-bakat terbaik dari seluruh penjuru nusantara untuk membawa Garuda terbang lebih tinggi. Siapkan dirimu, siapa tahu klub favoritmu jadi sasaran blusukan berikutnya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait