WOW! Efek Piala Dunia 2026, Sektor Jasa Meksiko City Bersiap Serap hingga 100.000 Pekerja

WOW! Efek Piala Dunia 2026, Sektor Jasa Meksiko City Bersiap Serap hingga 100.000 Pekerja

Piala Dunia 2026.-Dok. FIFA-

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pemerintah Meksiko City memperkirakan gelaran Piala Dunia 2026 akan membuka puluhan ribu peluang kerja sementara. Jumlahnya diproyeksikan berada di kisaran 50.000 hingga 100.000 posisi. Sebagian besar tenaga kerja diperkirakan terserap di sektor restoran, perhotelan, serta layanan transportasi.

Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu diyakini menjadi pendorong utama aktivitas sektor jasa. Status Meksiko City sebagai salah satu tuan rumah utama membuat perputaran ekonomi diprediksi meningkat tajam, terutama pada layanan yang berkaitan langsung dengan wisatawan.

Kementerian Tenaga Kerja dan Promosi Ketenagakerjaan Meksiko City atau STyFE menilai proyeksi tersebut merujuk pada pengalaman penyelenggaraan Piala Dunia sebelumnya di berbagai negara. Lonjakan kunjungan biasanya diikuti peningkatan kebutuhan Tenaga Kerja jangka pendek di sektor layanan.

Saat ini, ekonomi kota yang bertumpu pada sektor jasa telah menyerap sekitar 250.000 pekerja di bidang pariwisata, perhotelan, serta layanan mobilitas digital. Pemerintah melihat momentum turnamen sebagai peluang memperluas penyerapan tenaga kerja, meski sifatnya sementara.

Kepala STyFE, Inés González Nicolás, menekankan pentingnya menjaga dampak ekonomi agar tidak berhenti setelah turnamen berakhir. Pemerintah, kata dia, mendorong kerja sama dengan pelaku usaha serta peningkatan kapasitas tenaga kerja melalui pelatihan.

BACA JUGA:Wali Kota Surabaya Siapkan Dana Rp 5 Juta per RW untuk Gen Z, Catat Mekanismenya

“Kami harus memastikan pekerjaan ini tetap bertahan setelah Piala Dunia. Itu membutuhkan dialog sosial dengan perusahaan dan program pelatihan yang efektif,” ujarnya dilansir dari Mexico Business, Selasa 17 Februari 2026.

Sektor restoran diperkirakan menjadi bidang paling agresif dalam perekrutan tenaga kerja. Asosiasi Restoran Meksiko memperkirakan kebutuhan tambahan mencapai 12.000 hingga 14.000 pekerja selama periode kompetisi berlangsung. Lonjakan permintaan layanan makanan diprediksi terjadi seiring meningkatnya arus wisatawan.

Dari sisi ekonomi, lembaga konsultan Deloitte memperkirakan aktivitas restoran selama Piala Dunia dapat menghasilkan tambahan pendapatan gastronomi hingga 562 juta dolar Amerika Serikat. Nilai tersebut setara sekitar 1,8 persen dari total penjualan tahunan sektor ini.

Jumlah wisatawan internasional yang datang diproyeksikan mencapai 2,5 hingga 3 juta orang. Namun, permintaan terbesar justru diperkirakan berasal dari wisatawan domestik dan lokal yang menyumbang lebih dari 90 persen total pergerakan pengunjung.

Di balik optimisme tersebut, pasar tenaga kerja Meksiko masih menghadapi tekanan. Data Januari 2026 mencatat hilangnya 8.104 pekerjaan formal. Angka ini menjadi kinerja terlemah untuk periode Januari sejak 2014.

BACA JUGA:Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Ini Rute dan Cara Daftarnya

Penurunan terutama terjadi pada sektor pertanian, manufaktur, dan konstruksi. Pada saat yang sama, tingkat informalitas tenaga kerja masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan struktural bagi perekonomian nasional.

Survei yang dilakukan Pandapé dan Computrabajo menunjukkan sembilan dari sepuluh pekerja aktif mempertimbangkan mencari pekerjaan baru. Pergeseran ini dipicu berbagai faktor, mulai dari harapan peningkatan karier, kebutuhan keseimbangan hidup dan kerja, hingga tekanan biaya hidup yang terus meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait