Situasi Kapal Pertamina di Timur Tengah: Dua Aman, Dua Masih di Teluk Arab

Situasi Kapal Pertamina di Timur Tengah: Dua Aman, Dua Masih di Teluk Arab

kapal pertamina di teluk arab--Google

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - PT Pertamina Internasional Shipping (PIS) telah menyampaikan informasi terbaru bahwa 2 kapal yang sedang beroperasi di Timur Tengah kini sudah beranjak dari wilayah konflik.

Namun, masih ada 2 kapal lainnya yang masih berada di Teluk Arab.

Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita kapal yang dimana sudah beranjak dari area konflik Timur Tengah yaitu PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon.

Sementara itu ada 2 kapal yang masih berada di kawasan Teluk Arab.

BACA JUGA:Prabowo Ingatkan Ancaman Perang Timur Tengah, Rakyat Diminta Siap Hadapi Masa Sulit

Kapal tersebut yaitu kapal VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Pada informasi terbaru, bahwa 2 kapal yang sudah berhasil keluar dari area konflik tersebut tidak melewati Selat Hormuz.

Sementara itu, pada 2 kapal lainnya masih belum bisa keluar sampai saat ini yang berada di Selat Hormuz.

"Dari 4 unit kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon" ujar Vega dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA:Perang Timur Tengah Memanas, Indonesia Tingkatkan Siaga Militer

"Saat ini, terdapat 2 unit kapal yang masih beroperasi di kawasan Timur Tengah yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro yang berada di Teluk Arab. Kapal-kapal ini sedang menunggu situasi aman untuk dapat keluar melalui Selat Hormuz" sambungnya.

Vega menagatakan bahwa pada 2 kapal yang masih belum keluar dari Selat Hormuz saat ini sedang berada kondisi yang aman.

Kapal Gasmunoro yaitu kapal yang melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party).

Sementara itu, kapal VLCC Pertamina Pride sedang dalam misi untuk mengangkut pasokan minyak mentah (light crude oil) untuk dapat memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait