Sugiono: Tak Ada Kritik untuk Kemlu di Hadapan Prabowo Soal Board of Peace
Menlu Sugiono menegaskan tidak ada kritik terhadap kinerja Kemlu saat Presiden Prabowo bertemu para mantan menteri luar negeri di Istana.-Foto: IG @sugiono_56-
JAKARTA, PostingNews.id — Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan tidak ada kritik yang diarahkan kepada kinerja Kementerian Luar Negeri dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan menteri dan wakil menteri luar negeri. Pertemuan tertutup itu digelar di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026, dan dihadiri langsung oleh Sugiono.
Usai pertemuan, Sugiono menegaskan bahwa diskusi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut tidak berisi penilaian negatif terhadap kementerian yang kini ia pimpin.
“Tidak ada yang mengkritik kinerja Kemlu,” kata Sugiono kepada wartawan di lingkungan Istana Kepresidenan.
Menurut dia, forum dialog antara Presiden dan para tokoh diplomasi senior itu justru berjalan dinamis dan konstruktif. Banyak pandangan disampaikan, terutama terkait langkah Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang digagas Amerika Serikat.
BACA JUGA:Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode, Sinyal Lirik Kursi Cawapres 2029
Sugiono menyebut berbagai pendapat muncul dari sudut pandang berbeda. Namun ia menolak menyebutnya sebagai perdebatan keras antara kelompok pro dan kontra.
Politikus Partai Gerindra itu mengibaratkan perbedaan pandangan tersebut seperti kubus Rubik yang memiliki banyak sisi dan warna. Dari sudut yang berbeda, warna tampak tidak sama, tetapi pada akhirnya tetap menjadi satu kesatuan.
“Kalau dilihat dari berbagai sisi kan warnanya berbeda-beda, tetapi setelah semuanya melihat dari sudut pandang yang menyeluruh dan komprehensif, akhirnya sama-sama sepakat bahwa itu adalah satu benda yang namanya Rubik’s cube,” ujar Sugiono.
Para Diplomat Senior Hadir
Pertemuan di Istana Kepresidenan itu dihadiri sejumlah nama besar dalam dunia diplomasi Indonesia. Beberapa di antaranya adalah mantan Menteri Luar Negeri periode 2009 hingga 2014 Mohammad Marty Muliana Natalegawa, serta Menteri Luar Negeri periode 2014 hingga 2024 Retno Lestari Priansari Marsudi.
Selain itu hadir pula Menteri Luar Negeri periode 1999 hingga 2001 Alwi Shihab, Menteri Luar Negeri periode 2001 hingga 2009 Noer Hassan Wirajuda, serta mantan Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dino Patti Djalal.
BACA JUGA:Bahlil Wariskan Kursi DPR Adies Kadir Putrinya Lewat Mekanisme PAW
Pertemuan berlangsung sekitar empat jam dan sepenuhnya tertutup bagi media. Dalam forum tersebut, Prabowo memberikan penjelasan langsung mengenai keputusan pemerintah Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace.
Setelah pertemuan usai, Dino Patti Djalal menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memiliki pendekatan yang realistis terkait langkah tersebut. Menurut Dino, keputusan bergabung dengan Dewan Perdamaian bukan pilihan sembarangan, melainkan opsi paling masuk akal dalam situasi saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News