Skor TOEFL LPDP 2026 Resmi Dibuka, Sob! Ini Syarat Lengkap S2-S3 dan Kebijakan Baru yang Libatkan TNI
Mau Lolos LPDP 2026? Ini Skor TOEFL Minimal yang Harus Dipenuhi Ditambah Aturan Baru Pembekalan dari TNI!-ilustrasi-Istimewa
POSTINGNEWS.ID --- Program LPDP kembali menjadi sorotan calon mahasiswa Indonesia, Sob. Menjelang pembukaan seleksi beasiswa LPDP 2026, banyak pendaftar mulai mencari tahu syarat skor TOEFL terbaru agar bisa lolos tahap administrasi.
Skor kemampuan bahasa Inggris memang menjadi salah satu syarat paling penting dalam proses seleksi LPDP. Nilainya pun berbeda tergantung jenjang pendidikan serta tujuan studi yang dipilih peserta.
BACA JUGA:Lpdp Rasa Barak, Hp Dikunci, Peserta Cuma Dapat Sejam
Berapa Skor TOEFL Minimal untuk Daftar LPDP 2026?
Untuk program magister atau S2 dalam negeri, pendaftar diwajibkan memiliki skor minimal TOEFL ITP 500 atau TOEFL iBT 61. Nilai tersebut menjadi standar awal agar peserta bisa mengikuti proses seleksi berikutnya.
Sementara itu, bagi Sobat yang ingin kuliah S2 di luar negeri, standar bahasa Inggris yang diminta lebih tinggi. Pendaftar minimal harus memiliki TOEFL iBT 80 atau sertifikat setara dari tes internasional lainnya.
Perbedaan skor ini dibuat karena kebutuhan akademik di kampus luar negeri dinilai lebih kompleks, terutama dalam kemampuan membaca jurnal, presentasi, hingga penulisan akademik berbahasa Inggris.
Tak hanya program magister, LPDP juga menetapkan standar khusus untuk jenjang doktor atau S3 yang persyaratannya lebih tinggi dibandingkan S2.
Untuk program doktor dalam negeri, peserta wajib memiliki TOEFL ITP minimal 530 atau TOEFL iBT 70. Sedangkan program doktor luar negeri mensyaratkan TOEFL iBT minimal 94.
Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan yang diambil, maka semakin besar pula tuntutan kemampuan bahasa Inggris yang harus dimiliki peserta.
BACA JUGA:Beasiswa untuk Buruh, KSPSI Ajukan Skema LPDP di May Day 2026
Sertifikat TOEFL Harus Masih Aktif dan Diakui Internasional
Sob, bukan cuma skor TOEFL yang harus diperhatikan. LPDP juga memberikan aturan ketat terkait masa berlaku sertifikat bahasa Inggris yang digunakan saat pendaftaran.
Sertifikat TOEFL, IELTS, maupun PTE Academic wajib masih aktif dengan masa berlaku maksimal dua tahun sejak tanggal diterbitkan. Jika masa aktif habis, maka dokumen tidak bisa digunakan untuk seleksi administrasi.
Selain itu, lembaga penerbit sertifikat juga harus diakui secara internasional. Untuk TOEFL misalnya, sertifikat harus berasal dari ETS, sedangkan PTE Academic diterbitkan oleh Pearson.
Aturan ini dibuat agar kemampuan bahasa peserta benar-benar masih relevan ketika proses seleksi dan perkuliahan dimulai. LPDP ingin memastikan awardee mampu mengikuti sistem pendidikan dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
