Turis Jepang Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Pusat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Turis Jepang Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Pusat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ilustrasi mayat turis Jepang di hotel Jakarta Pusat.-ilustrasi mayat-Pixabay

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Seorang warga negara Jepang berinisial KH, 59 tahun, ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel Merlyn Park, kawasan Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur dan tidak menunjukkan tanda respons saat diperiksa.

Peristiwa itu terungkap ketika rombongan wisatawan asal Jepang yang menginap di hotel tersebut bersiap memulai agenda perjalanan hari itu. Seorang petugas agen perjalanan yang mendampingi rombongan turun ke lobi untuk mengumpulkan peserta tur. Namun, masih ada tiga tamu yang belum bergabung.

"Salah satunya adalah korban yang meninggal. Sekitar pkl 07.55 WIB agen travel dan seorang petugas keamanan beserta teman korban yang bernama Mr Sato menuju ke kamar korban," ujar Kapolsek Gambir AKBP Agus Ady Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Jumat 20 Februari 2026.

Ketiganya kemudian menuju kamar korban dan mencoba mengetuk pintu. Tidak ada jawaban dari dalam kamar. Karena pintu terkunci dari dalam, agen perjalanan meminta bantuan pihak hotel untuk membuka akses kamar sekitar pukul 07.56 WIB.

Pintu akhirnya dibuka beberapa saat kemudian oleh staf hotel bersama teman korban dan agen travel. Saat diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tidak bergerak. Upaya pengecekan awal dilakukan oleh petugas hotel, termasuk memastikan pernapasan korban.

BACA JUGA:Pemprov DKI Soroti Pergeseran Jam Kemacetan selama Ramadhan 2026

"Kemudian petugas hotel mengecek pernapasan korban melalui hidung namun juga tidak ada respons," ungkap Agus.

Manajemen hotel selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Personel Polsek Metro Gambir tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan penanganan awal. Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Pusat datang sekitar 15 menit setelahnya guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut di tempat kejadian perkara.

Mobil Palang Hitam kemudian membawa jenazah korban setelah proses pemeriksaan awal selesai. Jasad KH selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk pemeriksaan lanjutan.

Berdasarkan keterangan agen perjalanan, korban merupakan bagian dari rombongan wisatawan Jepang berjumlah 24 orang yang tengah melakukan kunjungan ke Jakarta. Mereka dijadwalkan menginap selama dua malam, sejak 17 hingga 19 Februari 2026.

"Jumlah rombongan yang mengikuti kunjungan ke Jakarta sebanyak 24 orang. Pada Rabu korban beserta rombongan rencananya akan melakukan kunjungan/visit ke Suzuki Indomobil Tambun Jawa Barat," kata Agus.

BACA JUGA:Gagal Capai Target, Patrick Kluivert Ngaku Masih Ingin Latih Timnas Indonesia

Polisi menyatakan tidak menemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan awal tim identifikasi. Meski demikian, penyebab kematian masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan.

Selain melakukan olah tempat kejadian, petugas turut mengamankan barang-barang pribadi milik korban. Di antaranya sepatu, koper, power bank, telepon seluler, dompet, jam tangan, serta paspor milik korban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait