Pasien Diabetes Mau Puasa? Perhatikan Gula Darah dan Pola Makan
pasien diabetes mau puasa perhatikan gula darah--Google
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pada pasien penderita diabetes melitus tetap dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan aman.
Selama dapat melakukan persiapan yang tepat, seperti dapat mengatur pola makan, serta berada dalam pengawasan dari tenaga medis.
Paling terpenting bagi pasien penderita diabetes yaitu melakukan evaluasi kondisi kesehatan sebelum melakukan puasa.
Dengan cara dapat menyesuaikan jadwal serta dosis obat, dan terus memantau gula darah selama berpuasa.
BACA JUGA:Terbang dengan Jet Pribadi, Menag Sebut Hanya Undangan Keluarga
Hal tersebut agar menghindarkan risiko gula darah tinggi.
Pada perubahan dari pola makan dan waktu konsumsi obat pada selama bulan Ramadhan, menjadi salah satu perhatian khusus bagi pasien diabetes.
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang telah ditandai dari kadar gula darah tinggi akibat adanya gangguan dari produksi atau kerja hormon insulin.
Cara pengelolaan nya dapat mengatur pola makan, aktivitas fisik, pemantauan gula darah, serta mengonsumsi obat atau insulin secara teratur.
BACA JUGA:Ivan Gunawan Bicara Terbuka Soal Kematian, Sudah Siapkan Kain Kafan hingga Fasilitas Masjid
Pada saat sedang berpuasa, tubuh akan mengalami adanya perubahan dari metabolisme, dimulai dari penggunaan cadangan glukosa di hati, pada kemudian akan beralih pada pembakaran lemak sebagai salah satu sumber energi.
Penderita diabetes masih boleh berpuasa jika gula darah dapat terkontrol.
Tidak sering mengalami hipoglikemia, tidak memiliki komplikasi berat, patuh minum obat, dan rutin untuk memantau gula darah.
Puasa sangat tidak dianjurkan bagi pasien yang sedang memiliki gula darah tidak stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News