Apa Itu Lavender Marriage? Tren Nikah 'Tameng' yang Lagi Viral, Kok Bisa?
Fenomena lavender marriage di kalangan masyarakat-ISTIMEWA (AI)-
Depresi: Rasa kesepian karena nggak bisa jadi diri sendiri sering banget berujung pada depresi berat.
Hubungan yang Rapuh: Tanpa kejujuran dan keintiman yang asli, pernikahan ini gampang banget retak dan penuh konflik terpendam.
BACA JUGA:Makin Nekat Banget, Inara Rusli Ingin Pernikahan Siri dengan Insanul Fahmi Disahkan secara Negara
Hidup Autentik adalah Kunci
Fenomena Lavender Marriage ini sebenernya jadi pengingat buat kita semua. Bahwa di balik foto-foto estetik pernikahan, ada orang-orang yang mungkin lagi berjuang hebat sama batinnya sendiri. Pernikahan yang sehat itu harusnya dibangun di atas kejujuran dan penerimaan diri, bukan sebagai topeng buat nyenengin orang lain.
Penting banget buat kita buat bangun support system yang lebih inklusif dan nggak gampang nge-judge, biar nggak ada lagi orang yang merasa harus "bersembunyi" di balik pernikahan palsu demi rasa aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News