DPP PDIP Sanksi Ganjar Pranowo, Ini Tanggapan Relawan

DPP PDIP Sanksi Ganjar Pranowo, Ini Tanggapan Relawan

Ganjar [email protected]_pranowo-Instagram

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijatuhi sanksi teguran lisan terkait pernyataannya yang siap maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Immanuel Ebenezer selaku ketua relawan Ganjar Pranowo Mania buka suara terkait sanksi dari DPP PDIP tersebut.

Pria yang akrab disapa Noel itu mengaku heran karena DPP PDIP tetap menjatuhkan sanksi meski menilai Ganjar tidak melanggar AD/ART partai.

Menurut Noel, yang namanya seseorang dijatuhi sanksi tentu harus ada pelanggaran yang dilakukan.

BACA JUGA:Gara-gara Pernyataan Siap Nyapres, Ganjar Pranowo Ngaku Dapat Peringatan dari DPP PDIP

"Jadi inkonsistensi terhadap pernyataannya bahwa dia diberi sanksi tapi tidak ditemukan pelanggaran," ujar Nole, dikutip dari fin.co.id, Selasa (25/10/2022).

Namum demikian, Noel menilai sanksi lisan kepada Ganjar Pranowo sebagai bentuk keadilan. Sebab PDIP juga menjatuhkan sankis kepada Dewan Kolonel yang dibentuk politikus PDIP di DPR RI untuk Puan Maharani.

"Makanya prinsip keadilan yang disampaikan Sekjen PDIP biar adil lah, masa Dewan Kolonel diberi sanksi masa Mas Ganjar tidak. Walaupun secara prinsip pelanggarannya tidak ada," ujarnya.

Lebih lanjut Noel berharap Ganjar juga tidak mendapatkan sebuah resistensi di PDIP. Ia juga berharap Ganjar menjaga lah marwah partai dan marwah ketua umumnya.

BACA JUGA:Sebut Aksi Wanita Bercadar Belum Tentu Teror, Kapolda Metro Jaya: Motif Masih Didalami

Noel memastikan relawan tidak berhenti berikan dukungan ke Ganjar usai dia ditegur PDIP. Mereka berharap Megawati memilh Ganjar.

"Kita tetap, kita nggak akan pernah mau berhenti karena ada sanksi dari internal PDIP-nya, itu tidak terpengaruh dengan semangat kita mendukung Mas Ganjar," kata Noel.

Ia juga menegaskan sebagai pendukung Ganjar tetap berharap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai pemegang mandat pasti rasional untuk mengambil pilihan-pilihan politiknya untuk 2024 nanti.

Sebelumnya, Dewan Kehormatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), menjatuhkan sanksi kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo karena dinilai melanggar instruksi.

BACA JUGA:Putri Candrawathi Disebut Ikut Tembak Brigadir J, Kamaruddin: Diduga Pakai Senjata Buatan Jerman

Sanksi itu diberikan terkait ucapan Ganjar yang mengaku siap maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, instruksi PDI-P kepada kadernya termaktub dalam surat No 4503/internal/dpp-10/2022 yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat PDIP pada 7 Oktober lalu.

"Surat ini sangat jelas tidak bisa ditafsirkan berbeda, sehingga Pak Ganjar dinilai melanggar instruksi," kata Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin 24 Oktober 2022.

Sementara itu, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun menyebut Ganjar memang tidak melanggar aturan internal, namun komunikasi politiknya membuat publik multitafsir.

BACA JUGA:Kaesang Sebut Persiapan Pernikahannya dengan Erina Gudono Sudah 100 Persen

"Supaya keadilan ditegakkan ke seluruh anggota. Kami saya sampaikan jatuhkan sanksi teguran lisan kepada Pak Ganjar Pranowo sebagai kader," ujarnya.

Sumber: berbagai sumber

(edited)