JK Dorong Prabowo Tunjukkan Simpati kepada Iran
Jusuf Kalla berharap Presiden Prabowo menunjukkan simpati kepada Iran dan mendorong diplomasi yang menekan pihak penyerang untuk menghentikan konflik. -Foto: Antara-
JAKARTA, PostingNews.id — Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengungkapkan isi pertemuan tertutup yang digelar bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 3 Maret 2026. Pertemuan itu mempertemukan berbagai figur penting, mulai dari mantan presiden, mantan wakil presiden, hingga ketua umum partai politik.
Dalam forum tersebut, JK menilai Indonesia perlu menunjukkan sikap diplomatik yang lebih jelas terhadap konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran di satu sisi dan Israel bersama Amerika Serikat di sisi lain. Menurut dia, pemerintah Indonesia sebaiknya memperlihatkan sikap moral yang tegas sekaligus rasa solidaritas terhadap Iran yang menjadi sasaran serangan.
“Tentu kami berharap beliau memberikan simpatilah kepada Iran,” ujar JK setelah menjadi pembicara dalam kegiatan tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Kamis 5 Maret 2026.
JK mengatakan konflik bersenjata yang tengah berlangsung tidak mudah dihentikan hanya melalui seruan perdamaian. Ia menilai langkah diplomasi harus diarahkan secara strategis pada pihak yang memiliki peran utama dalam memulai serangan.
BACA JUGA:KPK Pakai Pasal Langka untuk Jerat Bupati Pekalongan
Menurut JK, dalam konflik semacam ini perhatian diplomatik seharusnya difokuskan kepada pihak yang memulai aksi militer. Ia menyebut Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump sebagai pihak yang perlu didorong untuk menghentikan eskalasi.
“Kalau mendamaikan dalam perang begini tidak mudah. Justru yang harus diberikan, dikunjungi, itu Trump karena dia yang menyerang,” kata JK.
Ia berpendapat pendekatan langsung kepada pihak yang memulai konflik dapat membuka ruang untuk mendorong gencatan senjata yang lebih efektif.
Selain itu, JK mengingatkan bahwa Indonesia masih memiliki berbagai instrumen diplomasi internasional yang dapat dimanfaatkan. Salah satunya adalah Board of Peace yang menurutnya dapat digunakan sebagai sarana memperkuat upaya perdamaian global.
“Bagaimana mempergunakan Board of Peace itu menjadi perdamaian, pemerintah Indonesia sebaiknya meminta agar dipergunakan Board of Peace itu untuk kedamaian,” ujarnya.
BACA JUGA:Jusuf Kalla Ungkap Alasan Prabowo Irit Komentar soal Iran
Pertemuan Bahas Kondisi Negara
Selain membahas perkembangan geopolitik dunia, JK mengatakan pertemuan dengan Presiden Prabowo juga menyinggung berbagai kebijakan pemerintah dan kondisi nasional terkini.
Dalam diskusi tersebut, Prabowo menyampaikan pandangannya mengenai situasi negara sekaligus arah kebijakan Indonesia ke depan setelah melakukan sejumlah pertemuan dengan para pemimpin negara lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News