Muktamar NU ke-35 Jangan Terjebak Politik, Pesantren Didorong Cetak Talenta AI dan Pemimpin Global
Muktamar NU ke-35 didorong melahirkan blueprint pesantren agar santri menguasai agama, AI, sains, teknologi, ekonomi global dan diplomasi.-dok-
Sob, masa depan tersebut membutuhkan generasi yang memiliki iman kuat sekaligus kemampuan memahami perkembangan dunia.
Jombang kemudian bukan hanya menjadi tempat mengenang sejarah, tetapi juga ruang merancang masa depan NU.
BACA JUGA:Muktamar NU Akan Ditunda pada Desember 2021, PPKM Level 3 Jadi Alasan Utama
Kesimpulan
Muktamar ke-35 NU di Jombang menghadirkan momentum penting untuk menentukan arah perjalanan organisasi memasuki abad kedua.
Tantangan yang dihadapi kini jauh berbeda karena teknologi, AI, ekonomi global, dan perubahan otoritas keagamaan.
Karena itu, transformasi pesantren dan peningkatan kualitas SDM menjadi agenda yang dinilai sangat strategis.
Santri masa depan diharapkan tetap kuat dalam ilmu agama sekaligus menguasai teknologi, sains, ekonomi, dan diplomasi.
Gagasan tersebut membutuhkan blueprint nasional agar transformasi pesantren berjalan terarah dan tidak sekadar menjadi program sporadis.
Pada akhirnya, Muktamar Jombang dapat menjadi momentum bagi NU untuk mengubah kekuatan sosial menjadi kekuatan manusia.
Jika berhasil diwujudkan, pesantren berpeluang melahirkan generasi yang tetap berakar pada tradisi sekaligus mampu memimpin perubahan global.
BACA JUGA:KH Imam Jazuli: NU Harus Bangun Cara Berpikir Progresif agar Siap Hadapi Tantangan Abad Kedua
FAQ
Apa fokus utama Muktamar ke-35 NU menurut Gus Ipang Wahid?
Fokus yang didorong adalah transformasi pesantren, penguatan SDM, serta penyiapan generasi NU menghadapi tantangan abad kedua.
Mengapa pesantren dianggap penting bagi masa depan NU?
Pesantren dinilai sebagai salah satu fondasi utama NU sekaligus tempat strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul.
Kompetensi apa yang perlu dikuasai santri masa depan?
Selain ilmu agama, santri didorong menguasai sains, teknologi, AI, ekonomi global, bahasa internasional, dan geopolitik.
Apakah transformasi pesantren berarti meninggalkan tradisi?
Tidak. Transformasi diarahkan untuk mempertahankan tradisi baik sambil mengambil inovasi yang relevan menghadapi perkembangan zaman.
Apa contoh pesantren yang disebut dalam gagasan transformasi?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
