Seberapa Besar Kerusakan yang Ditimbulkan Iran ke Basis Militer AS di Timteng?

Seberapa Besar Kerusakan yang Ditimbulkan Iran ke Basis Militer AS di Timteng?

Kepulan asap hitam terlihat membubung di atas area dekat markas Armada Kelima Angkatan Laut AS.-Foto: CNN-

Pangkalan AS di Bandara Internasional Erbil, Irak, mengalami bombardir berkelanjutan. Drone juga menghantam area dekat konsulat AS. Media Iran mengklaim konsulat hancur, namun Washington belum mengonfirmasi kerusakan tersebut.

Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warganya menjauhi wilayah tersebut. Pernyataan resmi menyebut laporan rudal dan drone masih terus muncul di wilayah udara Irak.

Di Yordania, militer setempat mengklaim berhasil mencegat dua rudal balistik di atas Pangkalan Udara Muwaffaq Salti. Disebut tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan material. Namun rekaman yang beredar menunjukkan kemungkinan satu rudal mencapai target.

Kuwait, Enam Tentara Tewas

Serangan paling mematikan terjadi di Kuwait. Rudal Iran menghantam Ali al Salem Air Base dan Camp Arifjan. Empat tentara tewas pada Minggu. Jumlah korban meningkat menjadi enam pada Selasa.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan rudal Iran menghantam pusat operasi taktis yang telah diperkuat.

“Rudal Iran menghantam pusat operasi taktis yang telah diperkuat, tetapi ini adalah senjata yang sangat kuat,” ujarnya. Sedikitnya empat personel lain terluka.

Di wilayah yang sama, tiga jet tempur F 15 jatuh akibat salah tembak oleh sistem pertahanan udara Kuwait. Pentagon menyebutnya sebagai insiden friendly fire. Seluruh awak berhasil keluar dengan selamat.

Qatar dan Radar USD1 Miliar

Di Qatar, rudal balistik berhasil menembus sistem pertahanan udara dan menghantam Al Udeid Air Base, sekitar 40 kilometer dari Doha.

Salah satu rudal mengenai instalasi radar peringatan dini AN FPS 132 yang bernilai sekitar USD1 miliar atau setara Rp16,85 triliun. Kementerian Pertahanan Qatar mengonfirmasi instalasi tersebut mengalami kerusakan. Radar ini merupakan satu dari hanya enam unit serupa di dunia.

UEA dan Arab Saudi, Infrastruktur Energi Jadi Sasaran

Uni Emirat Arab mengalami serangan drone dan rudal ke sejumlah titik, termasuk Bandara Internasional Dubai dan Pangkalan Udara Al Dhafra. Asap tebal terlihat membubung dari fasilitas militer di Abu Dhabi. Kebakaran besar juga terjadi di Pelabuhan Jebel Ali, salah satu pelabuhan yang sering disinggahi Angkatan Laut AS.

Di Arab Saudi, serangan difokuskan pada infrastruktur minyak. Produksi dihentikan di kilang Ras Tanura, kilang terbesar di kerajaan tersebut, setelah serangan drone.

Kementerian Pertahanan Saudi menyatakan telah mencegat sejumlah rudal di atas Pangkalan Udara Prince Sultan, namun belum jelas apakah ada kerusakan akibat puing yang jatuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share