Prabowo Teriak Keras ke Gerindra, Ternyata Sinyal Tegas untuk Semua Partai
Peringatan keras Prabowo kepada kader Gerindra dinilai sebagai sinyal tegas penegakan hukum yang juga berlaku bagi seluruh partai politik.-Foto: IG @presidenrepublikindonesia-
JAKARTA, PostingNews.id — Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada kader Partai Gerindra agar tidak main-main dengan hukum. Namun peringatan itu dinilai bukan hanya untuk internal partainya, melainkan berlaku bagi semua partai politik.
Pandangan tersebut disampaikan dosen Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Pengamat yang akrab disapa Hensa ini menilai pernyataan Prabowo menunjukkan keseriusan dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Menurut Hensa, Presiden ingin membuktikan kepada publik bahwa dirinya tidak akan melindungi siapa pun yang terlibat kasus hukum. Sikap tegas itu berlaku bahkan terhadap kader partainya sendiri.
“Kalimat peringatan itu diucapkannya dengan keras, menandakan jika dalam komunikasi ini Pak Prabowo serius terhadap semua yang berupaya melawan hukum,” kata Hensa dalam keterangannya, Rabu, 4 Februari 2026.
BACA JUGA:Kejaksaan Agung Buka Dua Jalur untuk Bawa Pulang Buron Riza Chalid
Pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu melihat Prabowo sengaja memilih diksi yang keras dan lugas saat menyampaikan pesannya. Salah satu kalimat yang dianggap paling menohok adalah pernyataan Prabowo yang berbunyi “Kalau Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap”.
Menurut Hensa, pilihan kata semacam itu bukan sekadar gaya bicara spontan. Ia menilai Prabowo sedang membangun citra sebagai pemimpin yang berani, tegas, dan tidak nepotis.
Ia juga menilai gaya komunikasi tersebut efektif untuk menepis anggapan bahwa kekuasaan akan digunakan untuk melindungi kroni politik.
“Ini bisa menepis narasi bahwa kekuasaan akan melindungi kroni atau partai sendiri, justru sebaliknya, Prabowo menegaskan bahwa hukum di atas segalanya, bahkan di atas loyalitas partai,” ujar Hensa.
BACA JUGA:Pengemudi Ojol Menjerit, Program Layanan Baru Aplikasi Makin Mengancam Penghasilan
Pesan untuk Koalisi, Bukan Hanya Gerindra
Lebih jauh, Hensa berpendapat peringatan keras Prabowo tidak hanya ditujukan bagi kader Gerindra semata. Pesan itu, menurut dia, juga diarahkan kepada seluruh partai koalisi pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Alasannya, pernyataan tersebut disampaikan dalam forum rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah yang dihadiri banyak pejabat dari berbagai partai politik. Dengan begitu, semua pihak yang hadir bisa menangkap sinyal tegas dari Presiden.
“Ini pesan lintas partai, Pak Prabowo tidak ingin ada persepsi bahwa koalisi besar ini menjadi tameng bagi siapa pun yang nakal. Dengan menegaskan ‘saya tangkap’ tanpa terkecuali, ia membangun fondasi bahwa pemerintahan ini berbasis hukum, bukan berbasis patron politik,” kata Hensa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News