Prabowo Teriak Keras ke Gerindra, Ternyata Sinyal Tegas untuk Semua Partai
Peringatan keras Prabowo kepada kader Gerindra dinilai sebagai sinyal tegas penegakan hukum yang juga berlaku bagi seluruh partai politik.-Foto: IG @presidenrepublikindonesia-
Menurutnya, Prabowo ingin menunjukkan bahwa loyalitas politik tidak akan pernah mengalahkan aturan hukum. Semua pejabat, apa pun latar belakang partainya, harus tunduk pada prinsip yang sama.
BACA JUGA:Prabowo Terkaget-kaget saat Tahu MBG Jadi Jadi Bahan Studi Amerika
Sebelumnya, Prabowo memang secara terbuka mengancam tidak akan segan menangkap kader Gerindra yang melanggar hukum. Pernyataan itu disampaikan langsung dalam rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan pemerintah daerah 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.
Di hadapan ratusan pejabat pusat dan daerah, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberi perlindungan kepada siapa pun yang berbuat salah.
“Kalau (ada kader) Gerindra berengsek, Gerindra pun saya tangkap. Jangan macam-macam, enggak ada itu. Kita semua bergerak,” kata Prabowo dalam forum tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak pernah memandang seseorang berdasarkan pilihan politik atau afiliasi partai. Bagi Prabowo, hukum harus menjadi panglima tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Sikap keras itu, menurut Hensa, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan saat ini ingin tampil berbeda. Prabowo berusaha membangun kepercayaan publik dengan menempatkan penegakan hukum sebagai prioritas utama, tanpa melihat warna partai atau kedekatan politik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News