Jarang Bergejala, Ini Alasan Kanker Ginjal Sering Baru Terdeteksi Terlambat

Jarang Bergejala, Ini Alasan Kanker Ginjal Sering Baru Terdeteksi Terlambat

alasan kanker ginjal sering terlambat terdeteksi--Google

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Artis Vidi ALdiano kini telah meninggal setelah 6 tahun berjuang untuk melawan kanker ginjal.

Pada tahun 2023, Vidi sempat menceritakan kankernya telah menyebar ke orang.

Spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi yaitu dr Andhika Rachman SpPD-KHOM, telah mengatakan bahwa pada penyakit kanker ginjal ini sering kali tidak terdeteksi sejak awal yang dimana tidak dapat menunjukkan gejala awal yang jelas.

Pada kondisi tersebut biasanya baru bisa ditemukan jika melakukan pemeriksaan medis untuk kondisi lain.

BACA JUGA:Gebrak Pasar Sejutaan, Xiaomi Redmi A7 Pro Bawa Baterai Badak 6.000 mAh yang Bikin Pesaing Ketar-ketir!

"Salah satu tantangan kanker ginjal adalah sering tidak menimbulkan gejala pada stadium awal" jelas dr Andhika.

"Banyak kasus ditemukan secara tidak sengaja saat pasien menjalani pemeriksaan radiologi seperti USG atau CT scan karena alasan lain" sambungnya.

Jika tumornya sudah mulai membesar dan terus berkembang, pada gejalanya biasa akan mulai muncul.

Pada penyakit ginjal yang sangat dikenal "triad klasik" merupakan salah satu gejala dari kanker ginjal.

BACA JUGA:Prabowo Kumpulkan Mantan Ajudan dan Pengawal di Hambalang, Nostalgia 3 Dekade Lalu

Hal tersebut merupakan tiga gejala pada kanker ginjal yang paling umum terjadi.

Ada juga beberapa gejala yang dapat muncul seperti darah pada urine atau hematuria, nyeri di bagian pinggang atau punggung di bagian samping, dan muncul benjolan di area perut atau pinggang.

Pada ketiga tanda tersebut sebagai "triad klasik" pada kanker ginjal.

Pada meskipun praktiknya hanya muncul pada sebagian kecil terhadap pasien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share