Real Madrid Memanas! Alvaro Arbeloa Kabarnya Minta Trent Alexander-Arnold Cabut dari Bernabeu
Trent Alexander Arnold 1200-@trent-Instagram
POSTINGNEWS.ID - Kursi kepelatihan Real Madrid kini resmi berpindah tangan ke sosok legendaris, Alvaro Arbeloa. Eks bek tangguh ini didapuk menjadi suksesor Xabi Alonso untuk memimpin raksasa Spanyol tersebut.
Baru saja menjabat, Arbeloa langsung memicu guncangan hebat di ruang ganti Los Blancos. Kabar mengejutkan berembus mengenai masa depan bintang asal Inggris, Trent Alexander-Arnold.
Arbeloa disebut-sebut telah menyarankan Trent untuk segera angkat kaki dari Santiago Bernabeu. Padahal, bek kanan jempolan ini belum genap setahun mencicipi atmosfer LaLiga.
Saran "pengusiran" halus ini diklaim demi kebaikan karier sang pemain. Arbeloa kabarnya merasa skema permainan barunya tidak memberikan ruang ideal bagi gaya main eks bintang Liverpool tersebut.
BACA JUGA:Netflix Games Gandeng FIFA, Peta Industri Game Sepak Bola Global Berubah
Spekulasi Liar: Bertahan atau Pergi?
Laporan dari El Nacional menyebutkan bahwa diskusi privat yang cukup tegang telah terjadi antara Arbeloa dan Trent. Struktur tim Madrid di bawah asuhan Arbeloa memang diprediksi bakal mengalami perombakan skuat besar-besaran.
Namun, kabar ini langsung dibalas dengan sudut pandang berbeda oleh media Inggris, Daily Mail. Mereka membantah adanya isu pengusiran paksa terhadap pemain berusia 27 tahun itu.
Hingga saat ini, manajemen Real Madrid masih bungkam seribu bahasa. Situasi internal klub tampak sangat dinamis dan sulit diprediksi, mengingat bursa transfer masih terus memanas.
Nasib Sial Trent di Madrid: Cedera Menghantui
Trent Alexander-Arnold sebenarnya baru saja bergabung dengan El Real pada Juni lalu dengan ekspektasi tinggi. Ia memilih meninggalkan Liverpool demi tantangan baru di tanah Spanyol.
Sayangnya, perjalanan Trent di Madrid tidak berjalan mulus akibat dihantam cedera serius. Masalah fisik ini membuat kontribusinya sangat minim bagi tim sepanjang musim ini.
Tercatat, pemain yang dikenal dengan umpan akuratnya ini baru merumput dalam sebelas pertandingan saja. Hal inilah yang diduga menjadi salah satu alasan Arbeloa ragu untuk mempertahankannya.
Awal 'Roller Coaster' Rezim Arbeloa
Masa kepemimpinan Arbeloa diawali dengan hasil yang naik-turun. Debut resminya bahkan berakhir memalukan setelah dipermalukan Albacete di ajang Copa del Rey dengan skor tipis 2-3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News