Iwan Bule Ungkap Alasan PSSI Percepat Pelaksanaan KLB

Iwan Bule Ungkap Alasan PSSI Percepat Pelaksanaan KLB

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan-Instagram @mochamadiriawan84-

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan buka suara terkait alasan pihaknya mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB).

Kepada awal media, Selasa (1/11/2022), pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan keputusan percepatan KLB tersebut semata-mata diambil PSSI sebagai bentuk tanggung jawab agar kompetisi sepak bola di Indonesia bisa kembali bergulir.

Iriawan menambahkan, keputusan PSSI untuk mempercepat KLB juga didasari oleh niat baik, serta respons positif atas rekomendasi yang pernah disampaikan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan agar PSSI segera menggelar KLB.

Dikatakannya lagi, PSSI juga sudah mengirimkan surat kepada FIFA. Ia juga meminta semua pihak bersabar sambil memikirkan bagaimana kompetisi bisa kembali berjalan.

BACA JUGA:PN Banjarmasin Tunjuk Lima Hakim Adili Perkara Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming

Lebih lanjut, Iriawan juga memberikan apresiasi kepada pemerintah, yang telah memastikan tidak akan melakukan intervensi terhadap penyelenggaraan KLB PSSI.

Dikatakan Iriawan, tidak adanya intervensi dari pemerintah merupakan hal positif buat sepak bola Indonesia ke depan.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali kepada awak media mengatakan, Presiden Joko Widodo telah mengingatkan jajaran pemerintah untuk tidak mengintervensi dan turut campur dalam pelaksanaan KLB PSSI.

Presiden Jokowi menerima Menpora Amali di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa pagi, dan menerima beberapa laporan, di antaranya mengenai perkembangan terakhir di dunia sepak bola nasional sehubungan rencana penyelenggaraan KLB PSSI.

BACA JUGA:Ganjar Minta Pendukung dan Relawan yang Mengatasnamakan Dirinya Menjaga Situasi Tetap Kondusif

Amali mengatakan KLB PSSI sudah diputuskan sesuai mekanisme di PSSI, sementara pemerintah tidak ingin ikut campur, apalagi intervensi, baik dalam penyelenggaraan maupun hasil.

Dikatakannya lagi, pemerintah menyerahkan semuanya kepada PSSI. Amali mengatakan PSSI dipersilakan menggelar KLB sesuai dengan ketentuan yang ada.

Sebelumnya, praktisi hukum sekaligus pegiat media sosial Husin Alwi Shihab salut terhadap Dirut Persis Solo Kaesang Pangerep yang serukan KLB PSSI dengan bilang dia objektif dan fokus soal isu conflict of interest.

Husin Shihab menyampaikan opininya pada sebuah kicauan melalui akun media sosial Twitter bernama @HusinShihab.

BACA JUGA:Siaran TV Analog Dimatikan Besok, Warga Miskin di Jabodetabek yang Belum Punya STB Diminta Datangi Posko

Praktisi hukum Indonesia itu memang terpantau aktif dalam memakai platform tersebut untuk menyuarakan pendapat pribadinya.

Selain itu Husin Shihab juga merasa bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) harus tetap digelar untuk membenahi PSSI atas peristiwa tragedi Kanjuruhan.

Kicauan Husin Shihab mendapat 15 komentar, 89 retweets, dan 356 likes dari warganet sampai berita ini tayang.

Di sisi lain Persebaya dan Persis sepakat untuk menyurati PSSI menyusul dihentikannya sementara kompetisi Liga Indonesia seusai tragedi Kanjuruhan.

BACA JUGA:Pendaftaran Seleksi PPPK Guru Resmi Dibuka, Kelompok Ini Jadi Prioritas

Hal tersebut disampaikan langsung oleh pemegang saham Persebaya Azrul Ananda seusai berdiskusi soal masa depan sepak bola Indonesia dengan manajemen Persis di Solo.

Sumber: berbagai sumber

(edited)