Diperpanjang! BI Siapkan Rp185,6 Triliun untuk Penukaran Uang Baru Lebaran 2026

Diperpanjang! BI Siapkan Rp185,6 Triliun untuk Penukaran Uang Baru Lebaran 2026

Penukaran uang baru Lebaran 2026.--Foto: Istimewa.

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Bank Indonesia memperpanjang periode sekaligus menambah kuota pemesanan penukaran uang baru menjelang Idulfitri tahun ini. Kebijakan tersebut diambil setelah tingginya minat masyarakat mengikuti program Semarak Rupiah Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026.

Penyesuaian dilakukan terutama pada tahap kedua layanan penukaran melalui aplikasi PINTAR untuk wilayah Jawa. Otoritas moneter menilai permintaan masyarakat meningkat sejak pembukaan program, sehingga diperlukan percepatan jadwal pemesanan.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan masyarakat di wilayah Jawa kini dapat melakukan pemesanan lebih awal dibanding jadwal sebelumnya.

"Pemesanan penukaran wilayah Jawa dapat dilakukan lebih cepat yaitu mulai tanggal 24 Februari 2026, pukul 08.00 WIB hingga kuota habis," ujar Ramdan dalam keterangan resmi, Minggu 22 Februari2026.

Adapun pemesanan untuk wilayah luar Jawa tidak mengalami perubahan jadwal. Layanan tetap dibuka mulai 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota penukaran terpenuhi.

BACA JUGA:KPK Buka Peluang Panggil OSO usai Fasilitasi Menag Naik Jet Pribadi

Program SERAMBI 2026 berlangsung hingga 15 Maret 2026. Dalam periode tersebut, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Sebagian besar dana, yakni Rp177 triliun, dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan. Dana tersebut mencakup kebutuhan penarikan tunai melalui anjungan tunai mandiri serta layanan kantor cabang bank di berbagai daerah.

Sementara itu, khusus layanan penukaran uang bagi masyarakat, Bank Indonesia menyediakan dana sebesar Rp8,6 triliun. Setiap paket penukaran dibatasi maksimal Rp5,3 juta per orang.

Untuk mendukung distribusi, layanan penukaran uang baru disediakan di 2.883 titik di seluruh Indonesia. Total terdapat 8.755 layanan penukaran yang dioperasikan Bank Indonesia bersama perbankan nasional.

"Masyarakat dapat mengakses layanan melalui kas keliling, kantor bank umum, maupun layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas warga," pungkas Denny.

BACA JUGA:Iuran BPJS Diminta Naik, Defisit Rp20 Triliun Jadi Alarm Pemerintah

Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat melakukan pemesanan secara daring melalui aplikasi resmi agar proses penukaran berlangsung tertib dan merata. Sistem pemesanan digital diterapkan untuk menghindari antrean panjang sekaligus memastikan distribusi uang baru lebih terkontrol.

Tata cara penukaran uang baru Lebaran 2026 melalui aplikasi PINTAR BI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait