Ucapan Hari Nyepi 1948

Tragis! Mahasiswa FISIP Unud 'Bundir' Usai Dibully Temannya, Wakil Dekan Ungkap Fakta Baru

Tragis! Mahasiswa FISIP Unud 'Bundir' Usai Dibully Temannya, Wakil Dekan Ungkap Fakta Baru

Ilustrasi kasus kematian 1200-Universitas Muhammadiyah Metro-

POSTINGNEWS.ID --- Wakil Dekan III FISIP Universitas Udayana, I Made Anom Wiranata, akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kematian mahasiswa bernama TAS (22).

Ia menegaskan bahwa pelaku yang disebut-sebut melakukan bullying bukan merupakan teman sekelas korban.

Menurutnya, baik korban maupun para pelaku sama sekali tidak memiliki hubungan pertemanan.

"Saudara T itu meninggal bukan karena bullying. Apalagi adik-adik di depan ini tidak mengenal saudara T. Bullying terjadi setelah T jatuh. Itu bukan dari temen-teman kami juga bukan dari temen sekelasnya. Bukan sama sekali," ungkap I Made Anom, pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025.

BACA JUGA:Weekend di Rumah? Tonton Aja 5 Film Bertema Ringan Ini, Cocok Buat Hiburan Santai!

Pernyataan ini sekaligus membantah tuduhan yang sempat beredar luas di media sosial tentang dugaan kekerasan di lingkungan kampus.

I Made Anom menjelaskan bahwa penyebab kematian TAS bukan karena perundungan.

Ia menekankan bahwa perilaku bullying justru muncul di dunia maya setelah peristiwa tragis itu terjadi.

"Saudara T ini menurut penuturan ibunya memiliki masalah kesehatan mental. Sejak SMP saudara T mendapat penanganan psikologis dari konselor. Ada terapinya," sambungnya.

BACA JUGA:Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Masuki Tahap Restrukturisasi, Menanti Tanda Tangan Prabowo

Dari keterangan tersebut, diketahui bahwa TAS sudah mendapatkan bantuan profesional sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Namun, I Made Anom menuturkan bahwa saat memasuki dunia perkuliahan, TAS menolak melanjutkan terapi tersebut.

Penolakan itu diduga menjadi salah satu penyebab kondisi mentalnya semakin berat.

I Made Anom pun berpesan kepada seluruh mahasiswa agar lebih peka terhadap kondisi emosional teman-teman di sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait