Boleh Gak Sih, Minum Vitamin Saat Diet? Begini Jawaban Dokter Fakultas Kedokteran Universitas IPB

Banyak orang yang sedang diet ragu mengonsumsi vitamin, takut nafsu makan meningkat sehingga berat badan bertambah.-wirestock-Freepik
Vitamin D: Membantu penyerapan kalsium, menjaga kekuatan tulang, dan mendukung sistem imun. Ini menjadi penting dalam program penurunan berat badan, karena tentunya akan disarankan untuk meningkatkan aktivitas fisik.
Zinc: Memperkuat imun, mempercepat penyembuhan luka, serta memperbaiki fungsi pengecapan.
“Ada beberapa sumber yang menyebutkan, dengan suplementasi zinc, makan akan terasa lebih enak dan nikmat, karena zinc mampu memperbaiki fungsi pengecapan pada papil-papil lidah,” terangnya.
Vitamin B kompleks, terutama B1, B6, B9, dan B12, memiliki fungsi neurotropik yang vital—yaitu mendukung pertumbuhan, perbaikan sel-sel tubuh, dan mengoptimalkan fungsi sistem saraf, mengurangi kesemutan.
BACA JUGA:5 Manfaat Konsumsi Vitamin C Bagi Tubuh: Bisa Merawat Kesehatan Mata Loh
“Meski demikian, literatur memperlihatkan bahwa konsumsi vitamin B dalam dosis berlebihan, seperti B1, B2, B6, B12, dan niasin, dapat memicu sintesis lemak, resistensi insulin, dan rasa lapar pasca-aktivitas fisik. Hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan lemak tubuh bila tidak dikontrol dengan baik,” paparnya.
Omega-3 (EPA dan DHA): Berfungsi sebagai antiinflamasi alami, tetapi, omega-3 juga terbukti memiliki efek positif terhadap nafsu makan.
Pada beberapa orang, khususnya yang mengalami peradangan atau kondisi medis tertentu, omega-3 dapat membantu meningkatkan nafsu makan dengan cara memperbaiki sinyal hormonal di otak dan mengurangi stres oksidatif yang mengganggu regulasi makan.
Namun, ia menjelaskan, efek ini tidak selalu sama pada setiap orang.
Pada individu sehat, omega-3 cenderung tidak menyebabkan peningkatan nafsu makan yang signifikan, dan bahkan pada beberapa kasus bisa membantu mengontrol berat badan karena meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme lemak.
Pada prinsipnya, selama diet, pastikan keragaman makanan tetap terjaga, agar tubuh tetap mendapatkan suplai mikronutrien yang memadai.
Jika memang dibutuhkan, dapat mengonsumsi vitamin, tetapi perlu diingat bahwa suplementasi zinc mampu membuat proses makan menjadi lebih nikmat, vitamin B berlebih justru dapat meningkatkan akumulasi lemak tubuh dan omega 3 dapat meningkatkan nafsu makan.
“Jika program diet didasari tekad yang kuat dan pemahaman yang benar, adanya efek tersebut tentu dapat tetap dikontrol dan tidak akan menyebabkan peningkatan berat badan,” simpulnya.
BACA JUGA:5 Manfaat Konsumsi Vitamin C Bagi Tubuh: Bisa Merawat Kesehatan Mata Loh
dr Samuel juga menyoroti pentingnya pendekatan nutrisi berbasis genetik atau nutrigenomik, bahwa setiap orang memiliki kebutuhan vitamin yang berbeda tergantung pada profil genetiknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News