Muktamar NU ke-35 Jangan Terjebak Politik, Pesantren Didorong Cetak Talenta AI dan Pemimpin Global
Muktamar NU ke-35 didorong melahirkan blueprint pesantren agar santri menguasai agama, AI, sains, teknologi, ekonomi global dan diplomasi.-dok-
Karena itu, pendekatan organisasi juga dinilai perlu berkembang mengikuti karakter tantangan zaman yang semakin kompleks.
BACA JUGA:NU Mau Muktamar, Bursa Ketum Mulai Panas, Menteri Agama Sampai Mantan Bos PBNU Ikut Disebut
Apa Tantangan Terbesar NU Memasuki Abad Kedua?
Perubahan teknologi menjadi salah satu tantangan utama yang disebut Gus Ipang dalam melihat masa depan NU.
Algoritma digital kini memengaruhi cara masyarakat mendapatkan informasi sekaligus membentuk persepsi terhadap berbagai persoalan.
Kemunculan kecerdasan buatan juga menciptakan perubahan besar dalam pendidikan, ekonomi, pekerjaan, komunikasi, hingga produksi pengetahuan.
Selain teknologi, NU juga menghadapi perubahan lanskap ekonomi dan menguatnya pengaruh kapitalisme global.
Perubahan otoritas keagamaan juga menjadi perhatian karena masyarakat semakin sering mencari rujukan melalui layar gawai.
Kondisi tersebut membuat pesantren dan organisasi keagamaan perlu memahami ruang digital secara lebih serius.
Menurut Gus Ipang, tantangan baru tersebut tidak selalu terlihat karena sebagian besar hadir melalui perangkat pribadi masyarakat.
BACA JUGA:Muktamar NU Disiapkan Diam-Diam, Gus Ipul Bilang Semua Aman Terkendali
Kenapa Kualitas SDM Menjadi Kunci Masa Depan NU?
Gus Ipang menilai relevansi NU pada abad kedua sangat bergantung terhadap kualitas sumber daya manusianya.
Pesantren menjadi salah satu fondasi utama karena lembaga tersebut merupakan bagian penting dari DNA NU.
Menurutnya, pesantren tidak boleh berhenti sebagai tempat reproduksi pengetahuan masa lalu semata.
Pesantren justru perlu berkembang menjadi pusat inovasi dan laboratorium kemajuan bagi generasi muda.
Kemampuan membaca kitab kuning dan memahami ilmu agama tetap menjadi fondasi penting bagi seorang santri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
