Muhammadiyah Sebut Prabowo Tak Gegabah Gabung Dewan Perdamaian

Muhammadiyah Sebut Prabowo Tak Gegabah Gabung Dewan Perdamaian

Muhammadiyah menilai keputusan Prabowo bergabung dalam Board of Peace tidak tergesa dan tetap berpegang pada solusi dua negara Palestina–Israel.-Foto: Antara-

“Karena itu, ke depan kita harus terus berupaya apapun risikonya, apapun konsekuensinya, ikhtiar untuk membangun Palestina merdeka itu harus terwujud,” ujarnya.

Muhadjir mengatakan komitmen tersebut juga tercermin dalam rencana perdamaian Gaza yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam dokumen yang berisi 20 poin tersebut, salah satu agenda yang diusulkan adalah reformasi Otoritas Palestina serta pembangunan kembali Gaza.

Langkah itu dipandang sebagai jalan untuk membuka peluang bagi rakyat Palestina menentukan nasibnya sendiri dan menuju kemerdekaan. Selain itu, rencana tersebut juga mendorong dialog antara Israel dan Palestina untuk membangun kesepakatan politik agar kedua negara dapat hidup berdampingan secara damai dan sejahtera.

“Di poin 19 dan poin 20 itu tegas bahwa memang tujuan BoP itu adalah terciptanya negara Palestina, berkoeksistensi dengan Israel. Saya kira itu yang jadi pegangan kita, dengan demikian maka tadi para ulama, para tokoh-tokoh agama, semuanya sepakat dengan apa yang telah disampaikan oleh Bapak Presiden,” kata Muhadjir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share