Menlu AS Klaim Terpaksa Ikut Perang Lawan Iran Karena Dipaksa Israel

Menlu AS Klaim Terpaksa Ikut Perang Lawan Iran Karena Dipaksa Israel

Menlu AS Mark Rubio mengaku Washington terpaksa ikut perang Iran karena langkah Israel, korban militer bertambah dan konflik kian meluas.-Foto: Al-Jazeera-

Komando Pusat AS pada Senin sore menyatakan enam anggota militer tewas dalam aksi.

“Operasi tempur besar terus berlanjut,” kata komando tersebut. Mereka menambahkan bahwa identitas korban dirahasiakan hingga 24 jam setelah pemberitahuan kepada keluarga.

Sebelumnya, militer mengonfirmasi tiga kematian pada Ahad sebagai korban pertama sejak operasi dimulai. Seorang personel lainnya yang terluka parah akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya.

BACA JUGA:Partai Golkar Kembali Digoyang OTT KPK

Dua pejabat AS yang berbicara kepada Reuters tanpa menyebut nama mengatakan korban terjadi di pangkalan AS di Kuwait.

Dengan jumlah korban yang terus bertambah dan retorika yang kian tajam, pengakuan Rubio membuka satu fakta penting. Amerika Serikat tidak hanya menyerang karena ancaman nuklir, tetapi juga karena perhitungan atas langkah Israel.

Konflik yang semula diklaim sebagai operasi terbatas kini bergerak ke arah perang regional yang lebih luas, dengan konsekuensi politik dan militer yang belum sepenuhnya terukur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share