Megawati Kirim Surat Duka ke Iran atas Syahidnya Ayatollah Ali Khamenei
Megawati kirim surat duka ke Iran atas syahidnya Ali Khamenei dan tegaskan sikap Indonesia menolak agresi militer sepihak.-Foto: Dok. PDIP-
“Hari ini, saya terkenang akan kunjungan resmi saya ke Teheran di tahun 2004, dalam kapasitas selaku Presiden Republik Indonesia. Kunjungan itu adalah untuk menghadiri Konferensi D-8 sekaligus memperkuat hubungan persahabatan dan kerjasama antara kedua negara. Kala itu saya berkesempatan untuk bertemu dengan Ayatullah Ali Khamenei. Saya merasakan sambutan persahabatan yang hangat serta kharisma kepemimpinan yang terpancar dalam diri beliau,” kenangnya.
Di bagian akhir surat, Megawati menyampaikan sikap yang lebih eksplisit. Ia menegaskan Indonesia menolak segala bentuk agresi militer sepihak yang melanggar kedaulatan negara.
“Pada kesempatan ini, saya perlu menegaskan kembali bahwa bangsa Indonesia berdiri bersama rakyat Iran dalam menolak dan mengecam keras segala bentuk agresi militer sepihak yang melanggar kedaulatan negara dan membahayakan perdamaian kawasan maupun dunia. Kami meyakini prinsip yang kami pegang sejak era Bung Karno hingga hari ini, yakni bahwa penyelesaian konflik harus ditempuh melalui jalan dialog, perundingan yang adil, dan penghormatan terhadap hukum internasional, bukan melalui kekerasan dan penggunaan kekuatan bersenjata,” pungkasnya.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa respons Megawati bukan semata ungkapan duka, tetapi juga pesan politik luar negeri yang selaras dengan prinsip bebas aktif dan anti-intervensi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News