Doa Megawati di Tanah Suci, Harap Kerukunan 2 Anaknya dan Soliditas PDIP

Doa Megawati di Tanah Suci, Harap Kerukunan 2 Anaknya dan Soliditas PDIP

Megawati berdoa saat umrah di Mekah agar Prananda dan Puan rukun serta membawa dampak pada soliditas PDI Perjuangan.-Foto: IG @pdiperjuangan-

JAKARTA, PostingNews.id — Langkah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengitari Kakbah di Mekah, Arab Saudi, Sabtu, 14 Februari 2025, tak hanya menjadi perjalanan ibadah pribadi. Di tengah rangkaian umrah itu, Presiden kelima RI tersebut memanjatkan doa yang menyentuh lingkar keluarga sekaligus menyiratkan pesan politik yang tenang.

Rombongan keluarga Megawati dipimpin Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi. Dalam setiap putaran tawaf, Megawati mengikuti lantunan doa yang dipanjatkan sang duta besar. Salah satu yang diselipkan adalah harapan agar hubungan dua anaknya, Prananda Prabowo dan Puan Maharani, tetap rukun.

“Rukunkan keduanya dalam kerukunan yang Engkau ridhai, rahmati persaudaraan keduanya dengan payung kasih dan sayang yang Engkau ridhai, naungi mereka dalam rahmat persaudaraan yang Engkau kasihi,” kata Megawati, dikutip dari keterangan tertulis di laman PDI Perjuangan, Senin, 16 Februari 2026.

Menantunya, Nancy Prananda, juga ikut disebut dalam doa tersebut. Megawati berharap kasih sayang di antara mereka tumbuh dalam naungan rahmat.

BACA JUGA:Hasto Soal Survei Pilpres 2029, Ingatkan Demokrasi Jangan Berhenti di Elektabilitas

Putri Proklamator Soekarno itu mengaitkan keharmonisan anak-anaknya dengan kekuatan partai yang ia pimpin. Ia berharap hubungan Prananda dan Puan bisa seteguh kedekatan Nabi Muhammad dengan pamannya, Hamzah bin Abdul Muthalib. Dalam doa yang ditirukan dari Zuhairi Misrawi, Megawati juga memohon agar keduanya dijauhkan dari dengki dan fitnah.

“Persatukan mereka dalam iman, Islam dan ihsan agar mereka dapat bahu-membahu membangun dan menjaga kejayaan PDI Perjuangan,” ucap Megawati.

Bagi Megawati, kerukunan keluarga bukan semata urusan personal. Ia melihatnya sebagai fondasi yang ikut menentukan kokohnya pergerakan partai.

Doa untuk Bung Karno dan Fatmawati

Di sela munajatnya, Megawati juga mengirim doa bagi kedua orang tuanya. Ia memohon agar Allah memberikan tempat terbaik bagi Soekarno dan Fatmawati.

Dalam bagian itu, Megawati menyampaikan rasa syukur karena menurutnya tudingan keterlibatan Bung Karno dalam peristiwa 1965 telah dipulihkan melalui pencabutan Ketetapan MPRS Nomor 33 Tahun 1967. Ia juga berdoa agar sakit yang pernah dialami ayahnya menjadi penghapus dosa.

BACA JUGA:Rincian Tarif Listrik Semua Golongan 16–22 Februari 2026, Dari Subsidi hingga Industri

“Bung Karno telah mengilhami bangsa Indonesia dengan Pancasila dan bhinneka tunggal ika agar kami mampu membumikan gotong royong serta hidup rukun di antara sesama,” ujar dia.

Megawati meyakini warisan ideologi Soekarno tetap menjadi pilar penting bagi Indonesia hingga kini. Setelah rangkaian tawaf selesai, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah ikut mengamini doa-doa tersebut. Ia menilai harapan Megawati tentang kerukunan Prananda dan Puan memiliki dampak bagi masa depan partai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait