Publik Dibuat Kaget, Wanita Asal Sumsel Nekat Jadi Pramugari Gadungan Batik Air, Kronologi Lengkapnya Terbongkar!
Publik Dibuat Kaget, Wanita Asal Sumsel Nekat Jadi Pramugari Gadungan Batik Air, Kronologi Lengkapnya Terbongkar!-@pembasmikehaluanreal-Instagram
dJAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kejadian viral seorang perempuan yang menyamar sebagai pramugari Batik Air membuat heboh netizen dan publik di berbagai platform media sosial Indonesia.
Aksi penyamaran itu diketahui terjadi pada penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang Banten pada awal Januari 2026.
Dalam video yang tersebar luas terlihat perempuan berpenampilan seperti awak kabin lengkap dengan seragam dan atribut Batik Air.
BACA JUGA:Video WNA Diduga Pamer Kelamin di Blok M, Pramono Anung Minta Hukuman Berat
Perempuan yang viral tersebut diketahui bernama Khairun Nisa alias Nisya berusia sekitar 23 tahun dan berasal dari Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Nisya tampak memakai seragam pramugari Batik Air yang lengkap dengan kebaya putih, rok batik ungu, rambut disanggul rapi, serta membawa atribut seperti ID card dan koper berlogo maskapai.
Penampilannya yang sangat mirip dengan awak kabin asli membuat ia sempat lolos masuk pesawat dan ikut dalam penerbangan tersebut layaknya seorang kru resmi.
Namun, kesamaan tersebut akhirnya tidak bertahan lama ketika kru Batik Air mencurigai bahwa busana dan atribut yang dikenakan tidak sesuai standar seragam resmi maskapai.
Saat sedang dalam perjalanan, awak kabin mulai curiga karena seragam yang dipakai pramugari gadungan itu memiliki corak rok yang berbeda dari standar seragam resmi Batik Air, sehingga interaksi dan pemeriksaan pun terjadi.
Kecurigaan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Aviation Security sehingga ketika pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, perempuan tersebut dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa ia adalah penumpang biasa yang membeli tiket dan duduk di kursi penumpang selama penerbangan dari Palembang ke Jakarta, bukan awak kabin resmi.
Ketika dimintai penjelasan, perempuan itu sempat bersikeras mengaku sebagai pramugari Batik Air, bahkan sempat menunjukkan identitas yang ternyata sudah tidak berlaku lagi dan tidak sah sebagai kartu pekerja.
BACA JUGA:Rugikan Negara hingga Rp1 Triliun, KPK Segera Tahan Gus Yaqut
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News