Heboh Sopir Meninggal dalam Mobil di Tol, Dokter Ungkap Ciri-ciri Angin Duduk yang Kerap Diabaikan

Heboh Sopir Meninggal dalam Mobil di Tol, Dokter Ungkap Ciri-ciri Angin Duduk yang Kerap Diabaikan

Ilustrasi angin duduk.--Foto: Istimewa.

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Sebuah mobil Isuzu Panther tiba-tiba melaju tanpa kendali di ruas Tol Jakarta–Cikampek arah timur pada Rabu 21 Januari 2026. Kendaraan itu baru berhenti setelah tersangkut pembatas kerucut lalu lintas di sekitar kawasan Exit Tol Tambun kilometer 21.

Petugas yang tiba di lokasi menemukan pengemudi dalam kondisi tidak bernyawa. Korban berinisial FP dinyatakan meninggal dunia setelah diperiksa oleh tim ambulans dan petugas pengelola jalan tol.

Direktorat Penegakan Hukum Korlantas Polri menyebut pengemudi diduga mengalami gangguan kesehatan saat mengemudi. Berdasarkan keterangan awal, kendaraan sempat berhenti di lajur empat sebelum kembali melaju tanpa kendali.

Kejadian tersebut menyita perhatian publik. Di media sosial, muncul dugaan bahwa korban mengalami kondisi yang sering disebut masyarakat sebagai angin duduk, istilah yang kerap digunakan untuk menggambarkan keluhan mendadak pada dada dan tubuh.

Mobil terus melaju tanpa respons pengemudi

Peristiwa itu bermula ketika sebuah Panther berwarna perak terlihat berjalan perlahan di lajur kanan tol. Dari belakang, sebuah truk putih mengikuti sambil terus membunyikan klakson.

BACA JUGA:Harga Turun! Pedagang Daging Sapi Resmi Akhiri Mogok Jualan

Upaya peringatan dilakukan karena pengemudi terlihat tidak menguasai kendaraan. Posisi tubuhnya tidak menunjukkan respons, sementara mobil terus bergerak lurus tanpa kendali.

Kendaraan baru berhenti setelah menghantam pembatas jalan di area putar balik. Mobil kemudian tersangkut pada pembatas kerucut lalu lintas di sekitar Exit Tol Tambun.

Pengguna jalan yang melihat kejadian itu segera melapor. Petugas datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan. Korban dinyatakan telah meninggal dunia dan kemudian dievakuasi bersama kendaraannya.

Penjelasan medis soal angin duduk

Dokter spesialis penyakit dalam RS Raja Ampat dr Andi Khomeini Takdir Haruni SpPD(K) menjelaskan bahwa istilah angin duduk bukan istilah medis. Sebutan itu lazim digunakan masyarakat untuk menggambarkan kondisi tubuh yang tiba-tiba melemah.

“Kalau dari kacamata medis, ini terjadi gangguan perfusi, gangguan aliran darah ke otot-otot jantung, sehingga otot jantung tidak mendapat oksigen dan nutrisi yang cukup,” kata Andi.

BACA JUGA:Prabowo Pamerkan Danantara dan MBG di Panggung WEF Davos, Klaim Tata Kelola Indonesia Berstandar Internasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share