Tak Mau Konflik Berlarut, Virgoun Penuhi Panggilan Komnas PA dan Buka Peluang Damai dengan Inara Rusli Usai Skandal Menghebohkan di Sosial Media
Tak Mau Konflik Berlarut, Virgoun Penuhi Panggilan Komnas PA dan Buka Peluang Damai dengan Inara Rusli!-@lambe_turah-Instagram
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Virgoun akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak yang digelar di kantor Komnas PA di kawasan Pasar Rebo Jakarta Timur .
Kedatangan Virgoun ini disertai oleh tim kuasa hukumnya yang mendampingi proses klarifikasi terhadap laporan Inara yang menyebut adanya pembatasan akses bertemu anak dan dugaan membawa anak secara paksa tanpa izin pihak ibu.
Selain menjalani pemeriksaan, dalam kesempatan itu pihak Virgoun menyatakan kesediaannya untuk melakukan mediasi dengan Inara Rusli demi mencari titik temu yang baik untuk kepentingan terbaik anak-anak mereka.
BACA JUGA:Kongres AS Temukan Nama Misterius di Dokumen Epstein Tanpa Sensor
Kedatangan Virgoun di Komnas PA pada pagi hari Selasa tersebut menjadi sorotan banyak pihak karena ini merupakan langkah pertama yang kooperatif setelah sempat batal memenuhi panggilan sebelumnya dan ditunda beberapa hari sebelum akhirnya dipenuhi pada tanggal tersebut.
Virgoun melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa kedatangannya adalah bentuk tanggung jawab untuk menjelaskan semua tuduhan dan mencari penyelesaian yang terbaik, khususnya untuk kondisi psikologis dan kesejahteraan anak-anak mereka.
Dalam proses klarifikasi yang berlangsung di Komnas PA itu, pihak Virgoun menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses mediasi yang akan difasilitasi oleh pihak Komnas Perlindungan Anak bersama Inara Rusli, dengan pertimbangan agar masalah tersebut dapat diselesaikan tanpa harus terus berlarut dan menimbulkan stres pada anak-anak mereka.
Mediasi dianggap sebagai langkah damai yang akan melibatkan pihak ketiga profesional untuk membantu kedua belah pihak mencari solusi terbaik atas sengketa hak asuh yang sedang berlangsung, termasuk membicarakan tata cara serta pertemuan dengan anak secara adil.
Keputusan untuk menjalani mediasi ini juga muncul sebagai respons terhadap seruan dari sejumlah pihak yang mendukung penyelesaian secara kekeluargaan demi masa depan anak-anak.
Pernyataan resmi terkait kesiapan mediasi ini disampaikan oleh tim kuasa hukum Virgoun setelah proses klarifikasi berlangsung.
Langkah mediasi ini menjadi penting karena sengketa hak asuh antara Virgoun dan Inara Rusli sudah berjalan sejak Inara lebih dulu melaporkan kasus ini kepada Komnas PA.
Dalam laporan awalnya, Inara mengadukan adanya dugaan pembatasan akses komunikasi dan pertemuan dengan anak, serta dugaan membawa anak secara paksa tanpa persetujuan dirinya, sehingga Komnas PA membutuhkan klarifikasi dari Virgoun sebagai langkah awal penyelesaian.
BACA JUGA:Pemerintah Berlakukan WFA Jelang Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Aturannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News