Sosok Bobby yang Paksa Aurelie Moeremans Nikah Umur 18 Tahun

Sosok Bobby yang Paksa Aurelie Moeremans Nikah Umur 18 Tahun

Aurelie Moeremans.--Foto: Instagram Aurelie Moeremans.

JAKARTA, PostingNews.id - Nama Aurelie Moeremans kembali menjadi perhatian publik. Hal itu terjadi setelah ia merilis sebuah buku memoar yang berisi pengakuan tentang pengalaman traumatis di masa remajanya.

Buku tersebut berjudul Broken Strings Fragments of a Stolen Youth. Di dalamnya, Aurelie membuka kisah tentang relasi manipulatif yang ia alami sejak usia belia. Cerita itu selama bertahun-tahun ia simpan sendiri.

Perhatian publik meningkat setelah Aurelie membagikan potongan kisah dari bukunya melalui media sosial pada awal Januari 2026. Unggahan tersebut menyebar luas dan memicu diskusi di berbagai platform.

Seiring dengan itu, publik mulai mempertanyakan sosok pria dewasa yang disebut melakukan grooming terhadap Aurelie sejak ia berusia 15 tahun.

Istilah grooming merujuk pada manipulasi psikologis oleh orang dewasa terhadap anak atau remaja. Tujuannya adalah membangun kepercayaan, ketergantungan, dan kontrol. Proses ini kerap berujung pada kekerasan seksual atau tekanan emosional.

BACA JUGA:Anak Pandji Pragiwaksono Alami Perundungan Imbas Materi Mens Area

Dalam bukunya, Aurelie menuliskan bahwa pengalaman tersebut bermula saat ia baru meniti karier di dunia hiburan. Ia pertama kali bertemu pria itu di lokasi syuting iklan. Tempat tersebut seharusnya menjadi ruang kerja yang aman bagi pekerja muda.

Pria itu ia sebut dengan nama samaran Bobby. Saat mendekatinya, Bobby disebut berusia sekitar 29 tahun. Perbedaan usia yang cukup jauh menciptakan relasi yang timpang sejak awal.

Aurelie menulis bahwa batas antara perhatian dan manipulasi perlahan menjadi kabur. Proses grooming berlangsung bertahap. Ia tidak menyadarinya hingga merasa kehilangan kendali atas kehidupan pribadinya.

Dalam Broken Strings, sosok Bobby digambarkan sebagai pribadi yang manipulatif. Ia perlahan menjauhkan Aurelie dari lingkungan sekitarnya. Ia mengatur cara berpakaian dan membatasi komunikasi. Ketergantungan emosional juga dibangun secara sistematis.

Sosok Bobby

Meski menggunakan nama samaran, publik kemudian mengaitkan sosok Bobby dengan Roby Tremonti. Dugaan itu muncul dari riwayat hubungan masa lalu Aurelie yang sempat terungkap ke publik.

BACA JUGA:Aurelie Moeremans Akhirnya Berani Jujur, Ungkap Masa Lalu Pilu Dipaksa Menikah Umur 18 Tahun

Roby sebelumnya mengakui pernah menjalin hubungan dengan Aurelie. Ia juga mengklaim adanya pernikahan dalam sejumlah tayangan televisi pada awal 2025.

Menurut Roby, pernikahan itu terjadi pada Oktober 2011, saat Aurelie berusia 18 tahun.

Roby menyebut bahwa mereka sempat menikah secara agama di wilayah Cibinong. Pernikahan itu, katanya, berlangsung tanpa restu orang tua Aurelie.

Menurut versinya, hubungan tersebut berakhir sekitar 15 bulan kemudian, yakni pada Januari 2013.

Namun Aurelie memiliki penjelasan berbeda. Ia secara konsisten menegaskan bahwa hubungan itu dibangun di atas paksaan dan tekanan psikologis. Ia menyebut adanya manipulasi emosional yang kuat sejak awal.

Pengalaman tersebut, tulis Aurelie, meninggalkan luka emosional yang mendalam. Dampaknya memengaruhi rasa percaya diri dan kesehatan mentalnya. Ia sempat merasa kehilangan identitas diri.

Aurelie mengaku sulit membedakan kehendaknya sendiri dengan kontrol orang lain. Perasaan itu terus membekas, bahkan setelah hubungan tersebut berakhir.

Meski mengungkap kisah personal yang sensitif, Aurelie menegaskan bahwa bukunya tidak ditujukan untuk menjatuhkan individu tertentu. Ia tidak bermaksud membunuh karakter siapa pun.'

Ia berharap pengalamannya dapat menjadi peringatan dini, terutama bagi keluarga, industri hiburan, dan generasi muda. Menurutnya, kewaspadaan terhadap relasi yang tidak setara perlu dibangun sejak awal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share