Tragedi Kerusuhan Terjadi di GBLA Usai Peluit Panjang Berbunyi, Bojan Hodak Beri Ultimatum Keras dan Pelatih Ratchaburi Buka Suara Soal Traumanya..
Rusuh GBLA saat Persib kontra Ratchaburi di ACL 2-@jakartainsidecom-Instagram
BACA JUGA:Piala Dunia Didepan Mata, Tapi Messi Malah Cedera..
Pelatih Persib ini murka terhadap tindakan segelintir oknum suporter nakal.
Tindakan anarkis tersebut pasti membuahkan sanksi berat bagi pihak manajemen.
"Tapi ada 100 orang yang merusak semua ini. Yang datang ke sini dan mengadakan pesta pribadi mereka. Jadi yang ini, menurutku para penggemar perlu menyelesaikannya sendiri. Karena lagi-lagi kita akan didenda karena 100 orang." ungkap Bojan.
Ulah sebagian kecil oknum penonton ini sungguh sangat merugikan tim.
BACA JUGA:Juventus Hancur Lebur di Turki, Spalletti Enggan Jual Mimpi di Leg Kedua..
Kerja keras para pemain di lapangan hancur seketika malam itu.
"Atau kurang dari 100 orang. Mereka meneror semua orang," tutur Bojan.
"Jadi yang ini bisa Anda bicarakan, Anda bisa sebutkan, Anda bisa tulis tentang ini. Selain itu, 29.900 sisanya fantastis. Fantastis. Ini bukan lawan sembarangan yang datang ke sini, ini adalah keuntungan besar kami saat bermain di sini," tegasnya.
Kerusuhan ini sukses menjadi catatan hitam baru bagi dunia olahraga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News