Bos Lama Masuk Bui, Prabowo Tancap Gas Ganti Nahkoda BGN, Said Iqbal Ikut Masuk Istana
Prabowo melantik pimpinan baru BGN usai kasus korupsi menjerat pejabat lama. Said Iqbal juga resmi masuk Istana sebagai penasihat khusus.-Foto: YouTube/BPMI Setpres-
JAKARTA, PostingNews.id -- Presiden Prabowo Subianto akhirnya merombak pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) setelah lembaga pelaksana program Makan Bergizi Gratis diguncang kasus dugaan korupsi yang menyeret para petingginya ke tahanan Kejaksaan Agung.
Dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 8 Juni 2026, Prabowo menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai wakil kepala lembaga tersebut.
Nanik menggantikan Dadan Hindayana yang telah dicopot dari jabatannya setelah terseret perkara dugaan korupsi. Bersamaan dengan itu, Trenggono dan Agustina Arumsari dilantik sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung yang kini juga berstatus tersangka dan mendekam dalam tahanan.
Pergantian ini menjadi langkah cepat pemerintah untuk menyelamatkan kredibilitas program Makan Bergizi Gratis yang sejak awal digadang-gadang sebagai salah satu program andalan pemerintahan Prabowo. Namun di tengah ambisi besar tersebut, kasus dugaan korupsi justru muncul dari dalam tubuh lembaga yang ditugaskan mengelola program tersebut.
BACA JUGA:Usai Korupsi MBG Terbongkar, BGN Janji Tak Lagi Main-main dengan Anggaran
Tak hanya mengisi kursi kosong di BGN, Prabowo juga membawa satu nama yang cukup akrab di kalangan buruh ke dalam lingkaran Istana. Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Prabowo.
“Bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?” tanya Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

