Jokowi Mau Turun Gunung Lagi usai Pulih dari Sakit, PSI Siap Menyambut
Jokowi siap keliling daerah usai pulih, PSI mengaku siap menyambut. Publik mulai bertanya, silaturahmi atau sinyal politik 2029.-Foto: Antara-
JAKARTA, PostingNews.id — Setelah beberapa waktu lebih sering muncul lewat kabar kondisi kesehatan, mantan Presiden Joko Widodo memberi sinyal dirinya siap kembali keliling Indonesia. Bukan untuk kampanye, katanya. Bukan agenda politik juga, katanya. Sekadar memenuhi undangan masyarakat di daerah.
Kalimat “sekadar memenuhi undangan” itu terdengar sederhana. Meski di negeri ini, tokoh politik datang ke daerah menjelang kontestasi biasanya jarang benar-benar sesederhana itu.
Jokowi mengaku kondisi kesehatannya sudah pulih dan siap menjalani perjalanan ke sejumlah wilayah. Beberapa nama daerah bahkan sudah disebut, mulai dari Lampung, Nusa Tenggara Timur, sampai Jawa Barat.
“Ya sudah siap. Insya Allah sudah siap,” kata Jokowi.
Presiden ketujuh RI itu juga tak menampik kalau dalam lawatan nanti dirinya kemungkinan bertemu kader Partai Solidaritas Indonesia serta para relawan pendukungnya di berbagai daerah. Menurut dia, pertemuan itu hanya sebatas silaturahmi dan memberi semangat.
BACA JUGA:KAI Logistik Bangun Gudang Modern di Bandung dan Purwokerto, Target Rampung September 2026
“Dan itu juga untuk memberikan motivasi dan juga ketemu dengan PSI di daerah. Terus juga ketemu dengan relawan di daerah. Ya, karena ada undangan,” ujarnya.
Di titik ini, publik mungkin mulai mengernyitkan dahi. Sebab PSI bukan sekadar partai biasa yang lewat begitu saja dalam orbit politik Jokowi belakangan. Nama partai itu berkali-kali dikaitkan dengan lingkaran loyalis hingga masa depan pengaruh politik keluarga.
Pertanyaan soal hubungan agenda keliling tersebut dengan PSI maupun posisi putranya, Gibran Rakabuming Raka, menuju Pemilu 2029 pun muncul. Namun Jokowi memilih jawaban yang aman, singkat, dan berulang.
“Ya, karena ada undangan dari daerah,” ucapnya.
Jawaban itu memang sulit dibantah. Sebab undangan masyarakat adalah alasan yang lentur. Bisa berarti silaturahmi biasa. Bisa juga bermakna menjaga kedekatan politik agar nama tetap hidup di tengah publik.
BACA JUGA:ASRI Living Hadirkan Promo myBCA Java Jazz Festival 2026, Tukar Koin Jadi Tiket Eksklusif
Sebelumnya, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyebut kader partai di daerah siap menyambut bila agenda keliling Jokowi benar-benar terlaksana. Pernyataan itu membuat safari daerah Jokowi tampak bukan sekadar kunjungan mantan kepala negara yang ingin menyapa warga.
Karena dalam politik Indonesia, kadang mesin tak langsung dinyalakan keras-keras. Ada yang cukup dipanaskan pelan, sambil bilang ke publik bahwa ini hanya pertemuan biasa. Hanya memenuhi undangan. Hanya silaturahmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
