Ucapan Hari Nyepi 1948

Bahasa Indonesia Disuruh Mendunia, Teddy Gandeng Raffi Ahmad dan Yovie Cari Strateginya

Bahasa Indonesia Disuruh Mendunia, Teddy Gandeng Raffi Ahmad dan Yovie Cari Strateginya

Teddy dorong Bahasa Indonesia mendunia lewat musik dan film, gandeng Raffi Ahmad dan Yovie Widianto cari strategi budaya global.-Foto: IG @sekretariat.kabinet-

JAKARTA, PostingNews.id — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mendorong Bahasa Indonesia tak sekadar jadi alat komunikasi dalam negeri. Ia ingin bahasa nasional ini naik kelas dan punya daya pengaruh di kancah global.

Gagasan itu ia bahas saat bertemu dua utusan khusus presiden, Raffi Ahmad dan Yovie Widianto, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Pertemuan berlangsung menjelang waktu berbuka puasa Ramadan.

Dalam diskusi tersebut, Teddy menyebut ada satu gagasan utama yang ingin didorong. Bahasa Indonesia harus diposisikan bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai kekuatan budaya dan identitas bangsa.

“Salah satu poin utama yang dibahas adalah usulan untuk menempatkan Bahasa Indonesia tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai modal kreatif dan kekuatan identitas bangsa,” kata Teddy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menilai, Indonesia bisa belajar dari negara lain yang sukses mengekspor bahasa lewat budaya populer. Korea Selatan dan China disebut sebagai contoh yang berhasil membuat kosakata mereka dikenal luas di dunia.

BACA JUGA:Kasus Air Keras Andrie Yunus Seret Anggota BAIS TNI, Penyidikan Masih Menggantung

Teddy menyinggung kata seperti saranghae dari Korea yang berarti aku mencintaimu, serta xiexie dari Mandarin yang berarti terima kasih. Menurutnya, penyebaran bahasa itu tak lepas dari kekuatan industri kreatif seperti musik dan film.

“Sebagai contoh, Korea Selatan yang terus memperkenalkan beberapa kata dalam Bahasa Korea di seni, misalnya saranghae. Dalam Bahasa Mandarin misalnya ni hao halo, xiexie,” ujarnya.

Dari situ, Teddy bersama Raffi dan Yovie mendorong agar Bahasa Indonesia juga punya satu atau dua kata yang bisa mendunia. Ia menilai, dari ratusan ribu kosakata yang ada, seharusnya ada yang bisa diangkat menjadi ikon global.

“Dari ratusan ribu kosa kata Bahasa Indonesia, harus ada satu dua kata yang mendunia. Melalui musik, film dan seni kita sebarkan pengaruh budaya dan Bahasa Indonesia ke dunia internasional,” tutur Teddy.

Raffi Ahmad sendiri dikenal sebagai aktor sekaligus pengusaha yang kini menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Musik, Generasi Muda, dan Pekerja Seni. Sementara Yovie Widianto merupakan musisi senior dan pendiri grup Kahitna yang kini menjabat Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif.

BACA JUGA:Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diwarnai Versi Ganda, Polisi Bilang 2 Pelaku, TNI Amankan 4 Prajurit

Dorongan ini terdengar ambisius. Namun di tengah dominasi budaya global, pertanyaannya bukan sekadar bisa atau tidak. Tapi apakah strategi yang disiapkan cukup kuat, atau hanya berhenti di wacana tanpa arah yang jelas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait