Barang Dipindahkan ke Garasi, Ammar Zoni Pulang dari Penjara Tanpa Sambutan Irish Bella
Tangkapan layar YouTube Aish TV--Foto: YouTube
JAKARTA, PostingNews.id - Barang-barang pribadi Ammar Zoni dipindahkan ke garasi rumah saat ia kembali usai bebas dari penjara. Fakta itu terungkap dari pengakuan Aditya Zoni dalam perbincangan di podcast Close the Door milik Deddy Corbuzier yang tayang Selasa 6 Januari 2026.
Aditya menyebut pemindahan barang-barang tersebut terjadi di tengah proses perceraian yang sedang berjalan. Kondisi itu disebut menjadi salah satu pemicu tekanan mental yang dialami Ammar sebelum kembali terjerat kasus narkoba.
"Jadi barang-barangnya Bang Ammar itu ditaruh di garasi. Mantan istrinya kan mau cerai. Dari situlah dia down," imbuh Aditya.
Situasi tersebut terjadi saat Ammar baru kembali ke rumah setelah menjalani masa hukuman. Alih-alih menemukan suasana pemulihan, Ammar justru menghadapi kondisi rumah yang sunyi. Tidak ada pendampingan, tidak ada sambutan, dan anak-anak pun tidak berada di sana.
"Pas dia pulang (bebas penjara), pas di rumah itu, tidak ada yang dampingin. Tidak ada yang menyambut. Masih sama Kak Ibel (Irish Bella) kan," kata Aditya.
BACA JUGA:Terungkap Sikap Irish Bella yang Bikin Ammar Zoni Kembali Masuk Penjara
Ia melanjutkan bahwa kekosongan itu menjadi pukulan tersendiri bagi Ammar.
"Dan di situ dia datang ke rumah yang seharusnya ada yang mendukung dan men-support, ternyata tidak ada. Anak-anaknya juga tidak ada," katanya menyambung.
Tekanan di dalam rumah tangga itu datang bersamaan dengan beban lain yang sudah lebih dulu menumpuk. Aditya mengungkapkan bahwa Ammar berada dalam kondisi emosional yang rapuh. Kariernya terhenti, adik-adiknya ikut terdampak, serta ayah mereka saat itu tengah berjuang melawan kanker.
"Dia mengorbankan itu semua karena perasaan. Dia sedih, stres," ucap Aditya.
Dalam kondisi tersebut, Ammar kembali menggunakan narkoba hanya dua bulan setelah bebas dari penjara. Aditya tidak menampik bahwa tindakan itu merupakan kesalahan besar yang dilakukan sang kakak.
BACA JUGA:Nadiem Panen Penolakan Saat Diminta Jadi Menteri Jokowi:
"Pada saat dia ketangkep itu emang tol*l," ujar Aditya.
Meski demikian, Aditya menepis tudingan bahwa Ammar mengedarkan narkoba dari dalam rumah tahanan. Menurutnya, anggapan itu tidak berdasar dan justru menutupi persoalan utama yang dialami Ammar, yakni tekanan mental dan kehilangan arah hidup.
Aditya juga mengakui perasaan bersalah karena tidak berada di sisi Ammar saat kondisi tersebut terjadi. Ia menyadari bahwa sang kakak memendam semuanya sendiri, termasuk saat menghadapi perubahan sikap di rumah dan pemindahan barang-barangnya ke garasi.
Cerita itu akhirnya disampaikan ke publik setelah Aditya mendapat dorongan dari drg Kamelia, yang kini menjadi pasangan Ammar. Menurut Kamelia, selama ini Ammar memilih menutup rapat kondisi sebenarnya dan membiarkan publik hanya melihat sisi terburuknya.
"Jadi biar orang-orang tidak memandang abang elu jelek terus. Karena selama ini Bang Ammar nutup-nutupin itu," imbuh drg Kamelia.
BACA JUGA:Jejak Rapat Rahasia Elite Venezuela dan Nama Delcy Rodriguez dalam Tumbangnya Nicolas Maduro
Tekanan berlapis itu, termasuk situasi rumah dan barang-barang yang dipindahkan ke garasi, disebut mendorong Ammar pada keputusan ekstrem. Menurut Aditya, Ammar justru memilih untuk kembali ditangkap karena merasa sudah kehilangan tujuan hidup.
"Dia bilang ke saya, memang dia memilih untuk ditangkep lagi. Dia sudah kehilangan arah pada saat itu," tutur Aditya.
Drg Kamelia menguatkan cerita tersebut dengan pengakuan serupa yang ia dengar langsung dari Ammar.
"Ya dia hidup di sana sampai dia mati dia maunya. 'Ngapain gue hidup lagi? Enggak ada tujuan lagi aku'," kata drg Kamelia.
Perlahan, kehadiran Kamelia disebut menjadi titik balik. Ammar mulai menemukan kembali alasan untuk bertahan dan menata hidupnya. Jika tidak ada hambatan, Ammar diperkirakan akan bebas pada Juli mendatang dan berencana menikah lagi pada 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News