Ikut Apresiasi Vladimir Putin Bela Nabi Muhammad SAW, Novel Bamukmin Justru Sindir 'Rezim Jokowi', Gini Penjelasannya!

Ikut Apresiasi Vladimir Putin Bela Nabi Muhammad SAW, Novel Bamukmin Justru Sindir 'Rezim Jokowi', Gini Penjelasannya!

Ikut Apresiasi Pembelaan Vladimir Putin pada Nabi Muhammad SAW, Novel Bamukmin Justru Sindir Rezim Jokowi, Begini Penjelasannya!--Tangkapan Layar Transmedia


Ikut Apresiasi Pembelaan Vladimir Putin pada Nabi Muhammad SAW, Novel Bamukmin Justru Sindir Rezim Jokowi, Begini Penjelasannya!||Tangkapan Layar Transmedia

"Ikut apresiasi pembelaan Vladimir Putih terhadap Nabi Muhammad SAW, Novel Bamukmin justru malah sindir rezim Jokowi agar berkaca pada Presiden Rusia tersebut."

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID -  Pernyataan cukup mengejutkan disampaikan Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212: Novel Bamukmin terkait statement Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pernyataan Vladimir Putin yang secara tegas membela Nabi Muhammad SAW dalam konferensi pers dinilai Novel sangat baik dan perlu ditiru pemimpin-pemimpin lain.

Termasuk 'rezim Jokowi' dan Ma'ruf Amin, justru diminta untuk berkaca pada  pernyataan Vladimir Putin tersebut.  

Pembelaan Vladimir Putin pada Rasullah SAW dengan menyebut bahwa menghina Nabi Muhammad SAW adalah bukan kebebasan berbicara dan berpendapat disampaikan saat menyoroti perkembangan islamofobia di dunia.

BACA JUGA:Respect! Bela Nabi Muhammad SAW, Vladimir Putin Banjir Pujian dan Apresiasi dari Negara Muslim Dunia, Begini Isi Pernyataannya!

BACA JUGA:Diduga Terlibat Kasus Tabrak Lari 2 Sejoli di Nagrek, Kolonel Priyanto Jadi Sorotan Warganet Gegara Melakukan Hal ini?

Pasalnya, Novel Bamukmin mengaku heran dengan perbedaan sikap rezim Jokowi dengan Putih terhadap pelaku penistaan agama dan menghina Nabi Muhammad SAW.

+++++

“Apa yang disampaikan Putin benar-benar sangat waras dan sehat lahir batin yang secara tidak langsung Putin menjalankan salah satu ajaran Islam yaitu haram menghina agama apapun,” kata Novel Bamukmin, Minggu 26 Desember 2021.

“Bahkan Rasulullah melindungi kafir zimmi yaitu kafir yang sangat menghormati Islam,” ujarnya seperti dimuat Pojoksatu.id.

Dengan begitu kata Novel, Indonesia harus berkaca, khususnya rezim ini yang presidennya beragama Islam, bahkan Wakil Presidennya, Maruf Amin bergelar Kiyai.

“Dan sila pertama dari Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa juga termaktub dalam UUD 45 Pasal 29 dan juga terdapat dalam Pembukaan UUD 45.

Temukan konten Postingnews.Id menarik lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber