Misteri Hilal Akhir Ramadan: Akankah Puasa Genap 30 Hari?

Misteri Hilal Akhir Ramadan: Akankah Puasa Genap 30 Hari?

Pantauan Hilal Idul Fitri 2025-Ilustrasi-Istimewa

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Ada kemungkinan besar bahwa umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa Ramadan selama 30 hari penuh tahun ini.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen) Islam Kementerian Agama (Kemenag), Abu Rokhmad.

Posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk, dengan kisaran antara minus 3 derajat hingga minus 1 derajat, menjadi faktor penentu.

BACA JUGA:Mulai Cair! Segini Besaran THR PPPK Tahun 2025, Tertinggi Nyaris Rp8 Juta

Hal ini, menurut Abu Rokhmad, mengindikasikan kemungkinan puasa Ramadan akan berlangsung selama 30 hari.

Pada hari Rabu, 19 Maret 2025, Abu Rokhmad menyatakan di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, bahwa jika hilal tidak dapat diamati, maka puasa akan digenapkan menjadi 30 hari, sesuai dengan hadis nabi.

"Kalau menurut hadis nabi, kalau tidak bisa melihat hilal, maka puasanya disempurnakan menjadi 30 hari," ujarnya.

Abu Rokhmad menyatakan bahwa pemantauan hilal untuk penetapan Idul Fitri tahun ini dilakukan di 33 lokasi.

BACA JUGA:Kabar Gembira! Pemerintah Tingkatkan 12 Persen Pada Dana Pensiun PNS, Cek Golongan Penerimanya

Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan 125 lokasi yang digunakan untuk penetapan awal Ramadan.

"Nanti, sebelum sidang Isbat ada seminar-seminar dulu. Setelah maghrib baru kemudian kami melakukan sidang Isbat, pada saat itu juga kami tetap melakukan rukyatul hilal di 33 titik," jelasnya.

Meskipun demikian, Abu Rokhmad mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang Isbat yang akan menentukan secara resmi Idul Fitri 2025.

Abu Rokhmad menginformasikan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar akan menyampaikan hasil pantauan Hilal dari 33 titik melalui konfrensi pers.

BACA JUGA:Mau Mudik Lancar? Jasa Marga Beberkan Waktu yang Harus Dihindari

Temukan konten postingnews.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya