Ridwan Kamil Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Cerita Detik-detik Momen Ditinggal Eril: Harusnya Saya Meninggal Duluan

Ridwan Kamil Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Cerita Detik-detik Momen Ditinggal Eril: Harusnya Saya Meninggal Duluan

Ridwan Kamil Ungkap Momen Tersulit dalam hidupnya-Tangkap Layar (Merry Riana)-Youtube

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Ridwan Kamil mencurahkan isi hatinya mengenai hal yang paling sulit dalam hidupnya usai ditinggal Eril untuk selama-lamanya.

Gubernur Jawa Barat itu menyebut bahwa kepergiaan putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz menjadi cobaan terbesar dalam hidupnya.

Ridwan Kamil mengungkapkan dalam podcast di kanal YouTube Merry Riana. Bahkan, pria yang akrab disapa dengan sebutan Kang Emil itu tak kuasa menahan tangisnya ketika menceritakan tentang meninggal putra kesayangannya tersebut.

BACA JUGA:Diisukan Dekati Dewi Perssik, Vicky Prasetyo Buka Suara: 'Pernah DM dan WA'

BACA JUGA:Ki Kusumo Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Kepribadian Ferry Irawan: 'Dia Selalu Nikahi Perempuan Kaya'

Ridwan menyebut momen tersulit dalam hidupnya adalah ditinggal pergi oleh sang anak.

"Ditinggal anak (jadi momen tersulit), tidak ada ujian hidup lebih besar kecuali ditinggal duluan," kata Ridwan Kamil dalam podcast Merry Riana pada Kamis, 19 Januari 2023.

Ridwan Kamil membandingkan kesedihannya ketika ditinggal pergi oleh orangtua dan seorang anak.

"Karena gini, kalau kita ditinggal orangtua, sedih, tapi mental kita siap karena mereka lebih tua, mereka lebih duluan hidup di dunia," tutur Ridwan Kamil.

BACA JUGA:Pawang Hujan Hadir di Prosesi Pemakaman Eril, Mbak Rara: Ada Misi dan Visi Khusus!

Dia juga membandingkan ketika ditinggal pergi oleh pasangan, ia merasa akan lebih siap jika ditinggal pasangan lebih dahulu dibanding sang anak.

"Kalau kita ditinggal oleh pasangan, suami ditinggal oleh sitri, istri ditinggal oleh suami, sedih banget. Cuman kita juga udah siap. One day one of us will passed away lebih dulu," jelasnya. 

Namun, Ridwan Kamil menyebut kehilangan anak adalah sesuatu hal yang tidak masuk diakal jika menggunakan logika manusia.

"Tapi kalau ditinggal anak mah Mbak, nggak masuk ke akal manusia kalau pakai logika. Kan saya lahir duluan, harusnya saya meninggal duluan atau Bu Lia duluan. Kenapa Eril duluan?

Sumber: berbagai sumber

(edited)