Kasus Endorsement Berujung Polemik, 5 Pelaku Usaha di Bekasi Ngaku Jadi Korban Influencer Pandu Bone
Pandu Bone.-Foto: Go Bekasi.-
Anggi juga mengaku tidak pernah menerima permintaan maaf dari pihak influencer. Ia bahkan merasa diserang melalui unggahan media sosial.
“Dia juga enggak ada itikad baik minta maaf. Dia sudah ngata-ngatain saya di Instagram, di Insta Story, enggak ada permintaan maaf,” kata dia.
“Terus enggak ada konfirmasi ‘Bang, ini videonya saya up aja ya biar masalahnya selesai’, itu enggak ada,” sambungnya.
Ia menambahkan akun Instagram dan TikTok miliknya tidak lagi dapat mengakses akun influencer tersebut setelah kasus ini ramai diperbincangkan.
“Instagram sama TikTok saya itu diblokir sama dia. Saya itu enggak bisa lihat, kecuali saya pakai akun yang baru bikin,” ujarnya.
BACA JUGA:Namanya Disebut-sebut Jelang Pemilihan Presiden Barcelona, Messi Tegaskan Ogah Balik ke Camp Nou!
Awal kerja sama hingga konten tak diunggah
Kasus ini mulai menarik perhatian publik setelah Anggi membagikan pengalamannya melalui akun Threads pribadi. Unggahan itu kemudian viral dan memicu berbagai respons warganet.
“Awalnya saya udah bingung mau gimana. Akhirnya saya dan istri bikin Threads. Dan enggak nyangka bakal seramai ini kontennya,” ujar Anggi.
Ia menceritakan komunikasi awal terjadi pada 23 Januari 2026 saat dirinya mengundang Pandu untuk menghadiri grand opening usaha pada 29 Januari 2026.
Dalam pembahasan awal, tarif promosi disebut mencapai Rp 15 juta. Angka tersebut kemudian turun menjadi Rp 5 juta dan Rp 3 juta setelah negosiasi berlangsung. Anggi menyampaikan kemampuan anggaran hanya Rp 1 juta hingga akhirnya kesepakatan tercapai pada nominal tersebut.
“Katanya, ‘Ya udah Kak kita bantuin 1 juta di TikTok’ gitu. Akhirnya ya deal-lah itu di harga 1 juta,” katanya.
Kesepakatan mencakup kunjungan langsung ke lokasi usaha serta unggahan konten promosi di TikTok pada hari yang sama dengan acara pembukaan.
“Awalnya semua berjalan dengan baik. Dari kami nanya rate card, terus kita deal, terus kita bayar, terus dia visit juga sebenarnya semua berjalan normal,” katanya.
Namun setelah kunjungan selesai, konten promosi yang dijanjikan tidak muncul. Pada malam hari, Anggi justru melihat unggahan lain tayang di akun influencer tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News