Perubahan biologis itu menuntut penyesuaian dalam memilih produk perawatan kulit. Skincare yang digunakan pada usia matang perlu lebih berfokus pada fungsi dasar menjaga kelembapan dan kesehatan kulit, bukan sekadar tren atau klaim instan.
Di tengah banyaknya produk yang beredar di pasaran, pemilihan skincare yang tepat kerap membingungkan. Untuk menghindari kesalahan, penjelasan dari dokter spesialis kulit menjadi rujukan penting.
Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dr. Michael H. Angriawan, SpDVE, pernah memaparkan jenis skincare yang dianjurkan untuk usia 50 tahunan. Penjelasan itu disampaikan melalui unggahan di akun TikTok pribadinya setelah ia menerima pertanyaan dari warganet.
"Dok, untuk usia 52 tahun, pakai apa ya?" demikian pertanyaan yang dibacakan dr. Michael dalam kontennya, dikutip Sabtu, 10 Januari 2026.
BACA JUGA:Gigi Mulai Terasa Longgar Saat Usia Dewasa? Waspada Pertanda Penyakit Serius
Menurut dr. Michael, perawatan kulit di usia 50 ke atas sebaiknya tetap bertumpu pada basic skincare. Produk dasar yang dimaksud meliputi pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya. Namun, ia menekankan bahwa kebutuhan kulit usia 50 tahun ke atas sudah jauh berbeda dibandingkan usia 20-an.
"Bagi teman-teman yang usianya di atas 50 tahun, tetap fokus menggunakan basic skincare. Namun perlu diingat, kondisi kulit di atas 50 tahun itu berbeda dengan usia 20 tahunan," ujar dr. Michael.
Ia menjelaskan bahwa pelembap memegang peran penting karena kulit matang cenderung mengalami penurunan kemampuan mempertahankan kelembapan. Karena itu, pemilihan moisturizer perlu lebih selektif dengan memperhatikan kandungannya.
Dr. Michael menyarankan pelembap yang mengandung humektan dan emolien. Kedua komponen ini bekerja menarik dan mengikat air sekaligus menjaga kelembapan agar tidak mudah menguap dari permukaan kulit.
Selain itu, tabir surya juga dianjurkan memiliki fungsi ganda sebagai pelembap. Pilihan ini dinilai lebih efektif untuk membantu mengatasi kulit kering, salah satu keluhan yang umum muncul pada usia lanjut.
BACA JUGA:Kamu Pasangan Muslim? Catat Bulan Hijriah yang Baik untuk Menikah Tahun 2026
"Di mana pada kulit di atas usia 50 tahun sudah mulai mengalami kekeringan. Sehingga lebih fokus dalam penggunaan moisturizer," kata dr. Michael.
"Apabila bisa, gunakan yang ada kandungan humektan dan emolien. Apabila bisa, dalam sunscreen juga gunakan yang sudah ada kombinasi dengan pelembap," lanjutnya.
Untuk perawatan malam hari, dr. Michael menambahkan penggunaan retinoid atau retinol. Kandungan ini dikenal berperan dalam merangsang produksi kolagen yang menurun seiring bertambahnya usia.
"Nah untuk di malam hari, tetap anjuran saya menggunakan retionoid. Di mana penggunaan retinoid ini bisa mem-boost produksi kolagen," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan produksi kolagen dapat membantu menyamarkan kerutan halus dan memperbaiki tekstur kulit secara bertahap.
"Sehingga dapat membantu memperbaiki tampilan kerutan-kerutan halus di kulit wajah, sehingga dapat memberikan tampilan wajah yang awet muda," kata dr. Michael.
Selain jenis produk dan kandungan, dr. Michael menekankan pentingnya urutan pemakaian serta konsistensi dalam menggunakan skincare. Produk yang tepat tidak akan memberikan hasil optimal tanpa penggunaan yang rutin dan berkelanjutan.
Perawatan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menjaga kulit tetap sehat, terasa lebih lembap, dan tampak lebih segar meski usia terus bertambah.
Itulah panduan perawatan kulit yang disarankan untuk usia 50 tahunan berdasarkan penjelasan dokter spesialis kulit, dengan penekanan pada perawatan dasar, pemilihan kandungan yang sesuai, serta disiplin dalam pemakaian sehari-hari.