Jokowi Segera Pakai Jaket PSI, Kursi Dewan Pembina yang Lama Kosong Akhirnya Terisi
PSI memastikan Jokowi akan segera mengenakan jaket partai. Spekulasi menguat bahwa mantan presiden itu bakal mengisi kursi Ketua Dewan Pembina.-Foto: IG @jokowi-
JAKARTA, PostingNews.id – Spekulasi mengenai masa depan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo tampaknya segera menemukan jawaban. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberi sinyal kuat bahwa Jokowi akan resmi bergabung dan mengenakan jaket partai dalam waktu dekat.
Sinyal itu bukan lagi sekadar rumor politik yang beredar di belakang layar. Ketua Bidang Politik DPP PSI Bestari Barus memastikan figur Jokowi akan menjadi bagian dari partai berlambang gajah tersebut. “Jadi, sudah ada kode keras,” kata Bestari kepada wartawan, Sabtu, 13 Juni 2026.
Menurut Bestari, sinyal bergabungnya Jokowi sebenarnya telah disampaikan sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya ketika Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep melakukan kunjungan ke Lampung dan Sumatera Selatan.
Dalam agenda tersebut, Kaesang disebut telah memberi tahu pengurus daerah mengenai rencana kedatangan seorang Ketua Dewan Pembina Partai yang akan melakukan safari politik dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Mahasiswa Dihadang ke Bundaran HI, Massa Balik Semprot Polisi
Pernyataan itu menarik perhatian karena hingga kini posisi Ketua Dewan Pembina PSI masih menyisakan tanda tanya besar. Sejak struktur kepengurusan DPP PSI periode 2025-2030 disahkan pada 9 Oktober 2025, jabatan tersebut hanya diisi oleh sosok misterius berinisial “J”.
Selama berbulan-bulan, identitas figur tersebut tidak pernah diumumkan secara resmi kepada publik. Kini teka-teki itu tampaknya mulai menemukan arah.
Bestari mengakui dirinya belum mengetahui kapan tepatnya seremoni pengenaan jaket PSI kepada Jokowi akan dilakukan. Ia juga belum bisa memastikan posisi resmi yang nantinya akan diemban mantan Presiden tersebut.
Meski demikian, menurut dia, hubungan Jokowi dengan PSI sudah melampaui sekadar kedekatan politik biasa.
“Apakah nanti menjabat Ketua Dewan Pembina? Yang pasti, Pak Jokowi adalah bagian dari PSI. Itu bisa dilihat dari penyataan beliau yang secara tegas mengatakan akan full mendukung PSI,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa kursi Ketua Dewan Pembina yang selama ini hanya ditempati figur berinisial “J” memang telah disiapkan untuk Jokowi.
Bagi PSI, bergabungnya Jokowi tentu memiliki arti strategis. Setelah tidak lagi menjabat presiden, pengaruh politik Jokowi masih menjadi salah satu magnet terbesar dalam peta politik nasional. Kehadirannya berpotensi memperkuat posisi PSI menjelang berbagai kontestasi politik berikutnya.
Bestari mengatakan Lampung akan menjadi daerah pertama yang dikunjungi Jokowi dalam rangkaian safari politik tersebut. Di sana, Jokowi dijadwalkan bertemu pengurus PSI dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

