Banner Internal

Universitas Mataram Bubarkan Nobar Pesta Babi, Mahasiswa Disuruh Nonton Bola

Universitas Mataram Bubarkan Nobar Pesta Babi, Mahasiswa Disuruh Nonton Bola

Universitas Mataram bubarkan nobar film Pesta Babi, mahasiswa protes usai kampus menyarankan lebih baik menonton sepak bola. -Foto: Dok. Unram.-

Larangan ini memicu kemarahan mahasiswa. Teriakan “Unram anti demokrasi” dan “Papua bukan tanah kosong” menggema di area kampus.

Salah satu panitia, Kova, mahasiswa asal Papua, mengatakan pelarangan itu justru menunjukkan sempitnya ruang demokrasi di lingkungan kampus.

“Nanti kita cari tempat lain untuk nobar. Film ini bukan cuma untuk Papua. Karena kita bagian dari Indonesia, seluruh masyarakat juga perlu tahu,” kata Kova.

Dan benar saja, film itu akhirnya tetap diputar. Bukan di dalam kampus, melainkan sekitar 50 meter di luar tembok universitas, tepatnya di sebuah kafe. Ratusan mahasiswa tetap menonton sampai selesai lalu melanjutkan diskusi.

Peristiwa ini bukan kejadian pertama. Sebelumnya, Sabtu, 25 April 2026, pemutaran film yang sama di Universitas Pendidikan Mandalika juga dibubarkan beberapa menit setelah dimulai. Tapi di Universitas Gunung Rinjani, 2 Mei 2026, film itu justru diputar lancar tanpa drama pembubaran.

BACA JUGA:Kabar Iuran BPJS Kesehatan Naik Bikin Resah, Ini Detail Tarif Terbaru Kelas 1, 2, 3 yang Harus Kamu Tahu!

Akhirnya publik cuma bisa bertanya-tanya. Kalau kampus mulai takut pada film dokumenter dan diskusi mahasiswa, jangan-jangan yang dianggap berbahaya bukan filmnya, tapi keberanian orang untuk berpikir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share