Aktivitas Gunung Marapi Meningkat, Puluhan Letusan Terjadi Sejak Awal Tahun
data erupsi gunung marapi terbaru dari pvmbg--Google
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Aktivitas dari Gunung Merapi yang berada di Sumatera Barat kini telah menunjukkan intensitas tinggi sepanjang awal tahun 2026.
Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mencatat bahwa erupsi dari Gunung Merapi terjadi berulang kali sejak Januari hingga awal Maret.
Pada letusan tersebut memiliki karakter yang bervariasi, seperti dari tanpa visual hingga mengeluarkan semburan abu setinggi ribuan meter.
Pada erupsi terbaru telah terjadi pada Minggu 1 Maret 2026 sekitar pukul 15:11 WIB, dengan catatan kolom abu sudah mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak.
BACA JUGA:Kongres Amerika Muak Lihat Trump Bertindak Sepihak, Serangan ke Iran Dinilai Abaikan Legislator
Abu yang berwarna kelabu terpantau sangat tebal sudah mengarah ke bagian tenggara.
Pada letusan tersebut memiliki amplitudo paling maksimum 29,8 milimeter dan sudah berlangsung selama 68 detik.
Pada data tersebut memperlihatkan bahwa pada Gunung Merapi masih berada dalam fase aktivitas yang dinamis.
Berdasarkan data rekapan dari PVMBG, sejak 6 Januari hingga 1 Maret 2026, Gunung Merapi sudah mengalami sedikitnya kurang dari 20 kali erupsi terjadi.
"Sebagian besar letusan tidak terlihat secara visual karena tertutup kabut atau terjadi malam hari, namun tetap terekam jelas melalui alat seismograf" ucap Petugas Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Ahmad Rifandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News