Delay 5 Jam, Begini Dalih Super Air Jet Usai Viral Gelombang Protes Penumpang

Delay 5 Jam, Begini Dalih Super Air Jet Usai Viral Gelombang Protes Penumpang

Protes penumpang Super Air Jet setelah menunggu berjam-jam tanpa kepastian penerbangan.--Foto: Istimewa.

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Keterlambatan penerbangan Super Air Jet rute Jakarta menuju Bali pada Kamis 12 Februari 2026 menuai sorotan setelah keluhan penumpang viral di media sosial. Penundaan yang berlangsung hingga sekitar lima jam memicu protes di dalam kabin pesawat karena penumpang menilai informasi yang diberikan tidak jelas.

Video yang beredar memperlihatkan seorang penumpang menyampaikan protes kepada awak kabin saat pesawat belum juga lepas landas meski penumpang telah berada di dalam pesawat.

"Kalau Mas mondar mandir, ini orang ratusan orang di sini, maksudnya kasih info, bisa atau engga pergi. Kalau emang ga bisa, ngomong, kasih kita pesawat yang lain. Lima jam, saya mau ngadain birthday party anak saya," kata seorang penumpang dalam video yang diunggah akun TikTok @Laura, dikutip Sabtu 14 Februari 2026.

Penumpang tersebut diketahui bernama Bobby. Ia mengalami kejadian itu dalam penerbangan Super Air Jet nomor IU-742 rute Jakarta-Bali. Setelah penantian panjang, seluruh penumpang akhirnya dipindahkan ke pesawat lain. Namun Bobby bersama istri, anak, dan adiknya justru tertinggal, sementara koper mereka telah berada di dalam pesawat yang berangkat lebih dulu.

Kejadian itu kemudian memicu perhatian publik dan mendorong pihak maskapai memberikan penjelasan resmi.

BACA JUGA:Geram Total! Tunggu Berjam-jam Tanpa Kepastian, Penumpang Super Air Jet Malah Ditinggal Pesawat

Respons Maskapai atas Gelombang Protes dari Penumpang

Pihak Lion Group membenarkan adanya keterlambatan pada penerbangan tersebut. Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan insiden dialami penumpang Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU-742 rute Jakarta menuju Bali.

"Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para tamu terkait keterlambatan keberangkatan penerbangan IU-742 rute Jakarta menuju Bali," kata Danang dalam keterangan yang diterima Jumat malam 13 Februari 2026.

Permintaan maaf tersebut disampaikan menyusul keluhan penumpang atas penundaan keberangkatan yang berlangsung berjam-jam.

Pemeriksaan Teknis Tidak Terjadwal

Maskapai menjelaskan keterlambatan terjadi karena pesawat yang direncanakan mengoperasikan penerbangan tersebut harus menjalani pemeriksaan teknis tambahan di luar jadwal.

Menurut Danang, proses pemeriksaan merupakan bagian dari prosedur operasional yang wajib dilakukan guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan. Pengerjaan membutuhkan waktu sehingga tidak dapat dilakukan secara instan.

BACA JUGA:Ramadhan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bagaimana Utang Puasa yang Menumpuk Bertahun-tahun?

Kondisi tersebut kemudian berdampak pada rotasi pesawat berikutnya dan menyebabkan jadwal keberangkatan mengalami penundaan.

Kompensasi Disebut Sudah Diberikan

Dalam keterangannya, maskapai juga menyatakan telah menjalankan kewajiban kepada penumpang selama proses penanganan keterlambatan berlangsung. Perusahaan mengklaim kompensasi telah diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait