Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle Jelang Ramadan
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan tidak ada reshuffle kabinet sebelum Ramadan. Pemerintah fokus stimulus ekonomi dan kelancaran Lebaran. -Foto: Antara-
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai bahkan secara terbuka meminta media berhenti membahas isu reshuffle. Ia menilai narasi tersebut lebih banyak berkembang di media sosial dan tidak berdasar pada informasi resmi dari Istana.
Pigai meyakini hingga saat ini tidak ada agenda Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menyusun ulang Kabinet Merah Putih.
Ia menegaskan, pernyataan Mensesneg Prasetyo Hadi seharusnya sudah cukup menjadi pegangan publik bahwa reshuffle tidak akan terjadi.
“Mensesneg mengatakan tidak ada. Berarti tidak mungkin akan ada, karena ini menyangkut integritas atas pernyataan,” ujar Pigai di Kompleks Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.
Menurut Pigai, pernyataan resmi dari Menteri Sekretaris Negara merupakan representasi sikap pemerintah. Karena itu, ia menilai tidak pantas bila isu reshuffle terus digoreng di ruang publik.
Pigai bahkan mengaku sama sekali tidak mengetahui asal-usul isu tersebut. Ia meminta media untuk menghormati pernyataan resmi yang telah disampaikan Istana.
“Wartawan jangan goreng-goreng itu lagi. Itu kan sama dengan tidak menghormati pernyataan dari pemimpin negara,” kata Pigai.
Dengan penegasan berulang dari Istana dan para menteri, pemerintah ingin memastikan bahwa perhatian utama saat ini bukan pada urusan politik internal kabinet. Fokus pemerintah adalah menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan serta Lebaran dengan lebih ringan dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News